Evaluasi Kelahiran Pedet Sapi Perah di Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak Baturraden (Calving Evaluation of Dairy Cattle in Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak Baturraden)

APRILY, Nurul Ulfah and SAMBODHO, Priyo and HARJANTI, Dian Wahyu (2016) Evaluasi Kelahiran Pedet Sapi Perah di Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak Baturraden (Calving Evaluation of Dairy Cattle in Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak Baturraden). Undergraduate thesis, Fakultas Peternakan Dan Pertanian Undip.

[img]
Preview
PDF
178Kb
[img]
Preview
PDF
83Kb
[img]
Preview
PDF
96Kb
[img]
Preview
PDF
6Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

198Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

271Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

780Kb

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah kelahiran pedet sapi perah dapat dievaluasi untuk mengetahui penyebab kegagalan kelahiran yang muncul, jenis kelamin pedet dan bobot lahir pedet di Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTU HPT) Baturraden.Penelitian dilaksanakan pada bulan April 2015. Materi yang digunakan adalah data rekording induk dan kelahiran BBPTU HPT Baturraden yang terdiri dari 11 ekor induk sapi perah yang ditelusuri dengan status minimal laktasi ke-4. Parameter yang diamati yaitu status kelahiran, jenis kelamin pedet, induk yang melahirkan, calving interval, umur induk dan bobot lahir pedet. Data hasil penelusuran kelahiran pedet dengan individu induk dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya kelahiran tidak sesuai teori peluang kelahiran dengan asumsi 50:50 (lima puluh berbanding lima puluh) betina dan jantan, terjadi kegagalan kelahiran yang disebabkan karena abortus (keguguran) dan stillbirth (lahir mati), rata-rata selang beranak atau calving interval induk berkisar 317-685 hari dan rata-rata bobot lahir pedet berkisar 39,77- 44,05 kg. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kegagalan kelahiran yang disebabkan karena abortus (keguguran) dan stillbirth (lahir mati) dapat ditekan dengan perbaikan manajemen dan sanitasi sebaik mungkin serta membatasi penularan penyakit penyebab abortus dan stillbirth antar ternak dan terapi secara tepat.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:S Agriculture > SF Animal culture
Divisions:Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture
ID Code:53157
Deposited By:Mr. Perpus FP Admin
Deposited On:18 Apr 2017 13:48
Last Modified:18 Apr 2017 13:48

Repository Staff Only: item control page