Manajemen Usaha Peternakan Sapi Perah di Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul Dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTU HPT) Desa Kemutug Lor Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas : Kajian Tata Laksana Pemeliharaan Sapi Perah Kering Kandang

MURTHI, Amribadi Saras and SUDJATMOGO, Sudjatmogo (2016) Manajemen Usaha Peternakan Sapi Perah di Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul Dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTU HPT) Desa Kemutug Lor Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas : Kajian Tata Laksana Pemeliharaan Sapi Perah Kering Kandang. Undergraduate thesis, Fakultas Peternakan Dan Pertanian Undip.

[img]
Preview
PDF
344Kb
[img]
Preview
PDF
125Kb
[img]
Preview
PDF
155Kb
[img]
Preview
PDF
242Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

991Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

1851Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

2840Kb

Abstract

Laporan Praktek Kerja Lapangan (PKL) disusun berdasarkan serangkaian kegiatan Praktek Kerja Lapangan yang dilaksanakan pada tanggal 15 Februari sampai dengan 30 Maret 2016 di Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTU HPT) Desa Kemutug Lor Kecamatan Baturraden Kabupaten Banyumas. Kegiatan PKL ini bertujuan untuk mengetahui tata laksana pemeliharaan sapi perah kering kandang dan manfaat untuk memperoleh ilmu pengetahuan, wawasan dan ketrampilan dalam usaha berternak sapi perah khususnya tata laksana pemeliharan sapi perah kering kandang sebelum dan menjelang kelahiran anaknya. Materi yang diamati adalah : 1).Sapi perah masa kering kandang sebanyak 30 ekor.2).Pakan yang digunakan adalah rumput gajah konsentrat yang terdiri dari bungkil kelapa, bungkil kedelai, pollard, CGM, CGF, Mineral, Onggok. Alat yang digunakan adalah : 1).timbangan gantung, 2). sekop, 3).selang, 4) garu, 5). Sikat, 6). ember, 7).meteran, 8). tali rafia, 9). karung bekas. Metode yang digunakan adalah observasi dengan melakukan pengamatan dan pengukuran secara langsung. Pengukuran parameter meliputi : 1). Pengukuran bobot badan, 2). menimbang pemberian pakan dan sisa pakan. Berdasarkan hasil kegiatan yang dilakukan, diketahui bahwa lokasi Balai yaitu area Farm Tegalsari dengan ketinggian 600 mdpl. Dengan curah hujan berkisar 3.000 - 3.500 mm/th. Temperatur suhu berkisar 18 - 30 0C dan Kelembaban berkisar antara 70 - 80%. Metode kering kandang digunakan dengan cara pemerahan secara berselang.bahan pakan yang diberikan hijauan dan pakan penguat. Hijauan berupa rumput gajah sebanyak 45 kg/ekor/hari dan pakan konsentrat sebanyak 5 kg/ekor/hari. Kebutuhan zat pakan rata – rata perhari. Kesimpulan yang didapat dari hasil praktek kerja lapangan dengan judul tata laksana pemeliharan sapi perah kering kandang di BBPTU HPT Baturraden adalah belum baik dalam pemeliharaan,

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:S Agriculture > SF Animal culture
Divisions:Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Diploma in Animal Agriculture
ID Code:53142
Deposited By:Mr. Perpus FP Admin
Deposited On:18 Apr 2017 11:04
Last Modified:18 Apr 2017 11:04

Repository Staff Only: item control page