Manajemen Penanganan Telur Tetas Ayam Pembibit Broiler Di PT. Japfa Comfeed Unit Kalisaleh, Pemalang

ZAMRUDI, Muhammad Ulfi and MAHFUDZ, Luthfi Djauhari (2016) Manajemen Penanganan Telur Tetas Ayam Pembibit Broiler Di PT. Japfa Comfeed Unit Kalisaleh, Pemalang. Undergraduate thesis, Fakultas Peternakan Dan Pertanian Undip.

[img]
Preview
PDF
188Kb
[img]
Preview
PDF
47Kb
[img]
Preview
PDF
66Kb
[img]
Preview
PDF
5Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

516Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

214Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

888Kb

Abstract

Praktek kerja lapangan (PKL) dilaksanakan pada tanggal 15 Febuari sampai dengan 28 Maret 2016 di PT. Japfa Comfeed Multibreeder Desa Kalisaleh Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang. PKL bertujuan untuk menambah pengalaman dalam manajemen penanganan telur tetas sebelum pengiriman untuk penetasan. Materi yang digunakan adalah Perusahaan pembibitan ayam broiler PT. Japfa Comfeed Unit Kalisaleh, Pemalang dengan pengamatan mengenai prosedur penanganan telur dimulai persiapan koleksi telur sampai tahap pengiriman telur tetas. Metode yang digunakan adalah partisipasi aktif. Data primer diperoleh dari pengamatan langsung, dan hasil wawancara dari karyawan, supervisor dan manager di perusahaan tersebut didasarkan pada kuesioner. Data primer meliputi prosedur koleksi telur, larangan saat koleksi telur, grading telur tetas, prosedur fumigasi telur tetas, penyimpanan telur tetas, dan penanganan telur komersil. Kemudian dari catatan perusahaan, sejarah perusahaan, lokasi perusahaan dan lain sebagainya. Data yang diperoleh dijadikan bahan untuk penyusunan laporan PKL. Berdasarkan kegiatan praktek kerja lapangan yang dilakukan maka dapat diketahui bahwa Strain yang digunakan adalah Indian River dari Farm Grand Parents Wanayasa. Produksi telur pada minggu ke 64 mencapai 19.424 butir (46,23%). Dari 19.424 butir telur yang masuk grading telur tetas (HE) adalah 18.940 butir (97,50%). Telur yang afkir berjumlah 494 butir (2,50%), terdiri dari 18 butir telur kecil, 218 butir telur besar, 153 butir telur abnormal dan 105 butir telur retak. Bahan untuk fumigasi adalah Forcent Fumigant 20 gram dan formalin 40 cc, bertujuan untuk mematikan bibit penyakit yang disebabkan oleh jamur, bakteri, dan kutu. Gudang HE dilengkapi termometer, AC dan kipas angin untuk mengontrol suhu udara di dalam gudang HE, suhu yang baik adalah kurang dari18o C. Pengiriman telur dilakukan menggunakan truk pada sore hari untuk menghindari udara panas selama perjalanan. Kata kunci : produksi telur, grading, fumigasi, penyimpanan.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:S Agriculture > SF Animal culture
Divisions:Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Diploma in Animal Agriculture
ID Code:52861
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:05 Apr 2017 10:26
Last Modified:05 Apr 2017 10:26

Repository Staff Only: item control page