BEBERAPA FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KONSUMSI MAKANAN CEPAT SAJI (FAST FOOD) PADA MAHASISWA ILMU GIZI FK UNDIP SEMARANG

WIDIASTUTI, MILA (2015) BEBERAPA FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KONSUMSI MAKANAN CEPAT SAJI (FAST FOOD) PADA MAHASISWA ILMU GIZI FK UNDIP SEMARANG. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
45Kb

Abstract

Berkembangnya modernisasi berdampak pada munculnya restoran-restoran fast food di kota besar seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya dan Denpasar. Data market size dibeberapa sektor Industri di Indonesia (SWA 01/XXIII/Februari 2008) pada tahun 2008 menunjukkan pertumbuhan industri makanan di Indonesia mencapai 19,4%. Penelitian Anita tahun 2011 ditemukan frekuensi konsumsi fast food modern mahasiswa Tata Boga FT UNP yaitu 90,54% mengkonsumsi 1x dalam seminggu. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan obesitas, salah satunya yaitu konsumsi fast food. Data Riskesdas tahun 2007 menyebutkan prevalensi obesitas sentral pada usia 15-24 tahun di Indonesia yaitu 8,09% dan meningkat pada tahun 2010, prevalensi obesitas pada remaja dengan usia lebih dari 15 tahun mencapai 19,1%. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan konsumsi fast food pada mahasiswa Ilmu Gizi FK Undip. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah mahasiswa Ilmu Gizi FK Undip angkatan 2011-2014 dengan jumlah 362 orang dan sampel diambil sebanyak 282 orang menggunakan metode non probability sampling dengan teknik pengambilan accidental sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik Chi Square (taraf signifikan 0,05). Usia responden adalah 19-20 tahun (83,8%), jenis kelamin responden yaitu perempuan (91,4%) dan sebagian responden memiliki uang saku lebih (62,9%). Sebagian responden memiliki pengetahuan baik (50,5%), sikap responden mendukung (50,5%), sebagian responden menyatakan tersedianya fast food (81,9%), tempat tinggal responden menuju tempat membeli fast food yaitu dekat (93,3%), responden menggunakan alat transportasi motor (57,1%), tersedianya informasi mengenai fast food (59%), dan faktor eksternal (keluarga dan teman sebaya) mempengaruhi konsumsi fast food (59%). Hasil uji Chi Square didapatkan tidak ada satupun variabel bebas yang berhubungan dengan konsumsi makanan cepat saji (fast food) pada mahasiswa Ilmu Gizi FK Undip Semarang (p-value ≥ 0,05). Kata Kunci : Beberapa faktor, Mahasiswa Ilmu Gizi, Konsumsi Fast Food

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
ID Code:52734
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:27 Mar 2017 11:14
Last Modified:27 Mar 2017 11:14

Repository Staff Only: item control page