Pengaruh Penambahan Kunyit dan Jahe dalam Ransumterhadap Bobot Potong, Persentase Karkas dan Non Karkas Puyuh Jantan

CHOIRI, Mellinda Al and MURYANI, Rina and SARENGAT, Warsono (2017) Pengaruh Penambahan Kunyit dan Jahe dalam Ransumterhadap Bobot Potong, Persentase Karkas dan Non Karkas Puyuh Jantan. Undergraduate thesis, Fakultas Peternakan Dan Pertanian Undip.

[img]
Preview
PDF
109Kb
[img]
Preview
PDF
146Kb
[img]
Preview
PDF
161Kb
[img]
Preview
PDF
272Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

183Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

528Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

1382Kb

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruhpenambahan kunyit dan jahe dalam ransum dapat mempengaruhi bobot potong, persentase karkas, dan non karkas puyuh jantan. Manfaat yang diperoleh yaitu dapat memberikan informasi kepada peternak tentang penambahan kunyit dan jahe dalam ransum puyuh jantan terhadap bobot potong, persentase karkas, dan nonkarkas. Penelitian ini dilaksanakan di Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro Semarang. Penelitian berlangsung dari bulanJuni-Juli 2016.Materi yang digunakan dalam penelitian, yaitu 100 ekor puyuh jantan jenis Coturnix-coturnix japonica umur 2 minggu dengan bobot rata-rata 27,90±1,17gdan CV 9,39% yang didatangkan dari Desa. Pulosari Rt.05/Rw.01 Kecamatan Karang Tengah Demak. Ransum puyuh, destantm(antiseptik), sekam, kapur gamping, detergen,tepung kunyit, dan tepung jahe. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap. Perlakuan yang dicobakan adalah 4 perlakuan yaitu T0 ( kontrol ), T1 ( kontrol + 0,5 % kunyit dan 0,25% jahe), T2 ( kontrol + 1,00% kunyit dan 0,50% jahe) dan T3 ( kontrol + 1,50% kunyit dan 0,75 jahe). Data dianalisis dengan analisis ragam dan dilanjutkan dengan Uji Wilayah Ganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kunyit dan jahe berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap bobot potongT2 : 106,60±4,02 dan T3 : 106,20±4,02 tidak berbeda tetapi, berbeda nyata dengan T0 : 84,30±4,02 dan T1 : 92,40±4,02,rataan bobot karkasT2 : 76,00±3,07 dan T3 : 76,40±3,07 tidak berbeda tetapi, berbeda nyata dengan T0 : 58,30±3,07 dan T1 : 63,90±3,07, rataan persentase karkasT2 : 68,78±0,69 dan T3 : 69,96±0,69 tidak berbeda nyata tetapi, berbeda nyata dengan T0 : 66,56±0,69 dan T1 : 66,75±0,69, rataan bobot non karkasT2 : 34,50±1,22 dan T3 : 32,80±1,22 tidak berbeda tetapi, berbeda nyata dengan T0 : 29,20±1,22 dan T1 : 31,70±1,22, dan rataan persentase non karkasT2 : 31,22±0,69 dan T3 : 30,04±0,69 tidak berbeda tetapi, berbeda nyata dengan T0 : 33,44±0,69 dan T1 : 33,25±0,69. Penambahan kunyit dan jahe tidak berpengaruh nyata (P≥0,05) terhadap persentase bobot potong, T0 : 96,29, T1 : 95,54, T2 : 96,57, T3 : 97,23. Simpulan dari penelitian ini adalah dengan adanya penambahan kunyit (1,00%) dan jahe (0,50%) dalam ransum, mampu menaikkan bobot potong, persentase karkas dan non karkas puyuh jantan umur 8 minggu

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:S Agriculture > SF Animal culture
Divisions:Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture
ID Code:52609
Deposited By:Mr. Perpus FP Admin
Deposited On:22 Mar 2017 10:06
Last Modified:22 Mar 2017 10:06

Repository Staff Only: item control page