VIABILITAS MIKROBA, pH, KADAR ALKOHOL, DAYA KEMBANG, DAN VOLUME GAS ADONAN ROTI MANIS PADA PROSES PEMBUATAN YEAST SEGAR BERBAHAN DASAR SIRSAK

WAHIDAH, Nurul and BINTORO, V. Priyo and PRAMONO, Yoyok Budi (2016) VIABILITAS MIKROBA, pH, KADAR ALKOHOL, DAYA KEMBANG, DAN VOLUME GAS ADONAN ROTI MANIS PADA PROSES PEMBUATAN YEAST SEGAR BERBAHAN DASAR SIRSAK. Undergraduate thesis, Fakultas Peternakan & Pertanian Undip.

[img]
Preview
PDF
734Kb
[img]
Preview
PDF
95Kb
[img]
Preview
PDF
469Kb
[img]
Preview
PDF
382Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

146Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

303Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

1346Kb

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui optimalisasi kimia,fisik dan mikrobiologis yeast segar berbahan dasar buah sirsak, parameter yang diuji antara lain uji viabilitas mikroba, pengukuran pH, kadar alkohol, volume adonan, produksi gas yang dihasilkan pada proses pembuatan yeast alami berbahan dasar sirsak yang kemudian diaplikasikan dalam adonan roti manis. Penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan monofaktor Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan variasi penambahan yeast pada adonan roti dengan variasi yeast buah sirsak yang di fermentasi selama T0: penambahan yeast buah sirsak sebesar 50% tanpa fermentasi (0 jam), T1 : penambahan yeast buah sirsak sebesar 50% dengan lama fermentasi yeast buah sirsak 24 jam, T2 : penambahan yeast sebesar 50% dengan lama fermentasi yeast buah sirsak 48 jam, T3 : penambahan yeast buah sirsak sebesar 50% dengan lama fermentasi yeast buah sirsak 72 jam dan T4 : penambahan yeast buah sirsak sebesar 50% dengan lama fermentasi yeast buah sirsak 96 jam. Penambahan yeast sebesar 50% dari berat tepung terigu yang digunakan. Masing-masing perlakuan dilakukan sebanyak 4 kali ulangan. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nyata (p<0,05). Pada hasil viabilitas yeast menunjukkan 0,00- 9,56 CFU/ml; nilai pH menunjukkan hasil 6,29-4,05 ; kadar alkohol menunjukan hasil 0,00-7,22% ; daya kembang adonan menunjukkan hasil 0,00-2,36 cm3; dan volume gas yang dihasilkan menunjukkan hasil 0,00-108,75 ml. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa semakin lama fermentasi yang dilakukan pada yeast segar buah sirsak mempengaruhi peningkatan viabilitas mikroba, kadar alkohol, daya kembang adonan roti manis, dan volume gas yang dihasilkan. Namun lama fermentasi yang dilakukan pada yeast segar menyebabkan penurunan nilai pH yeast buah sirsak. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dari 5 perlakuan yang diujikan hasil fermentasi optimal terjadi pada lama fermentasi 96 jam. Kata kunci : sirsak, yeast buah sirsak, fermentasi.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions:Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Food Technology
ID Code:52135
Deposited By:Mr. Perpus FP Admin
Deposited On:02 Mar 2017 10:48
Last Modified:03 Mar 2017 10:13

Repository Staff Only: item control page