BIOEKOLOGI KERANG SIMPING (Amusium pleuronectes) DI PERAIRAN KABUPATEN BREBES

Teguh Taufani, Wiwiet and Anggoro, Sutrisno and Widowati, Ita (2016) BIOEKOLOGI KERANG SIMPING (Amusium pleuronectes) DI PERAIRAN KABUPATEN BREBES. In: Prosiding Seminar Nasional Tahunan Ke V 2015 Hasil Hasil Penelitian Perikanan dan Kelautan. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNDIP, pp. 581-585.

[img]
Preview
PDF - Published Version
513Kb

Abstract

Kabupaten Brebes memiliki potensi sumberdaya kerang Simping yang melimpah. Dengan nilai rata-rata produksi 9 tahun terakhir yang mencapai 56,44 ton. Hal ini dapat meningkatkan devisa bagi Kabupaten Brebes. Namun, karena potensi, produksi dan pemanfaatannya masih sangat minim maka, sumberdaya kerang Simping belum bisa menjadi produk unggulan Kabupaten Brebes pada sektor perikanan terlebih kerang Simping masih sebagai hasil sampingan (by catch). Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian mengenai bioekologi kerang Simping untuk bisa memberikan rekomendasi bagi pengelolaan dimasa mendatang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bioekologi dari sumberdaya kerang Simping Kabupaten Brebes. Penelitian dilakukan pada bulan Februari – April 2014 di perairan Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes. Pengumpulan data dilakukan dengan metode random sampling. Data yang didapat meliputi kualitas air (DO, pH, suhu, salinitas, TSS), sedimen, kelimpahan fitoplankton, panjang berat, isi lambung, gonad. Analisis yang dilakukan: panjang berat, faktor kondisi, kebiasaan makan, indeks pilihan, indeks kematangan gonad, tingkat kematangan gonad, indeks kondisi, fekunditas, dan analisis komponen utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panjang rata-rata kerang simping adalah 71,66 mm, nilai minimal 45 mm dan nilai maksimal 82 mm. Nilai rata-rata indeks kondisi kerang simping adalah 57,54 %, nilai minimal 45,61 % dan nilai maksimal 68,36 %. Jenis makanan kerang simping yaitu fitoplankton dari kelas Bacillariophyceae dan Cyanophyceae. TKG pada bulan Februari dan Maret didominasi tingkat V dan VI. Sedangkan pada bulan April, didominasi oleh tingkat VII. Nilai rata-rata indeks kematangan gonad kerang simping adalah 6,13 %, nilai minimal 1,82 % dan nilai maksimal 11,11 %. Indeks kondisi didominasi oleh kategori sedang dan gemuk. Kualitas perairan selama penelitian berkisar antara DO (5,25 – 16,00 mg/l), pH (6,55 – 8,16), suhu (28,9 – 35,8 °C), TSS (0,219 – 0,437 mg/l), salinitas (33 – 36 ‰), kedalaman (18 – 26 m), bahan organik total (14,25 – 16,62 %). Jenis fitoplankton di perairan terdiri dari kelas Bacillariophyceae dan Cyanophyceae. Jenis substrat yaitu lempung berlumpur dan lempung liat berlumpur. Kata kunci: Bioekologi, Kerang Simping, Kabupaten Brebes, Pengelolaan

Item Type:Book Section
Subjects:S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions:Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Fisheries
ID Code:51319
Deposited By:Faik Kurohman
Deposited On:05 Jan 2017 02:35
Last Modified:05 Jan 2017 02:35

Repository Staff Only: item control page