METODE AHP DAN FUZZY TOPSIS UNTUK PENDUKUNG KEPUTUSAN SELEKSI PENEMPATAN TENAGA KERJA INDONESIA

ARIFIA, Amaludin and SYAFEI, Wahyul Amien and WIDIYANTO, Ibnu (2016) METODE AHP DAN FUZZY TOPSIS UNTUK PENDUKUNG KEPUTUSAN SELEKSI PENEMPATAN TENAGA KERJA INDONESIA. Masters thesis, Postgraduate Program .

[img]
Preview
PDF
356Kb
[img]
Preview
PDF
332Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

2491Kb
[img]
Preview
PDF
10Kb
[img]
Preview
PDF
148Kb

Abstract

Tenaga Kerja Indonesia (TKI) sesuai dengan peraturan pemerintah harus memiliki kualifikasi yang baik secara administrasi maupun kemampuan. Pemerintah menetapkan kriteria berdasarkan minat, bakat, dan kemampuan untuk bekerja pada negara tujuan. Proses seleksi di BP3TKI adalah dengan melengkapi kelengkapan dokumen dan lulus uji kompetensi sehingga pada proses tersebut belum dapat memperoleh TKI yang paling berpotensi dikarenakan ada beberapa kriteria yang belum dipertimbangkan. Penelitian yang dilakukan menghasilkan Sistem yang mampu mengurutkan peringkat terbaik sehingga dapat direkomendasikan pihak pengambil keputsan untuk membantu menentukan TKI yang layak ke negara tujuan. Peneliti menggunakan metode AHP dan Fuzzy TOPSIS untuk menyelesaikan permasalahan seleksi TKI, dari kedua metode tersebut memiliki bagian penyelesaian yang berbeda, metode AHP digunakan untuk menentukan bobot dan Fuzzy TOPSIS digunakan untuk menentukan peringkat terbaik, tool yang digunakan untuk mengembangkan sistem pendukung keputusan adalah PHP dan MySQL. AHP memerlukan nilai inputan berupa perbandingan tingkat kepentingan antar kriteria dari assesor, output dari AHP adalah bobot kriteria. Hasil uji konsistensi assesor menunjukkan bahwa tingkat inkosistensi assesor adalah 0,8 kurang dari atau sama dengan 0,10, artinya dapat diterima dan melanjutkan ke metode Fuzzy TOPSIS. Hasil output bobot AHP adalah C3>C4>C6>C2>C1>C5, peringkat alternatif yang terbaik adalah Alternatif 22 sedangkan yang terendah adalah Alternatif 28, hasil kesesuaian sistem yang dikembangkan dengan data asli adalah 96%. Kata Kunci : TKI, BP3TKI, AHP, dan Fuzzy TOPSIS Indonesian Migrant Workers (TKI) in accordance with government regulations must have good qualifications in administration and abilities. The Government set criteria based on their interests, talents, and ability to work in destination country. Selection process in BP3TKI is to complete the required documents, and pass the competency test so that the process are not able to obtain the most potential migrant workers because there are some criteria that have not been considered. Research conducted generating system is able to rank the best that can be recommended by decision maker to help determine proper labor migrants into the destination country. Researcher using AHP and Fuzzy TOPSIS to resolve the problems of selection migrant workers, both methods have a section is a different solution, the AHP method is used to determine the weight and Fuzzy TOPSIS is used to rank the best, the tools used to develop a decision support system is PHP and MySQL, AHP requires input value in the form of a comparison between the interest rate criterion of assessors, the output of the AHP is the weight criteria. assesor consistency test showed that the level of inconsistencies assesor is 0.8 less than or equal to 0.10, meaning that it can be accepted and continue to Fuzzy TOPSIS. The results showed output weighting criteria AHP was C3> C4> C6> C2> C1> C5, ranking the best alternative is Alternative 22 and the lowest is Alternative 28. The results of the suitability of a system developed by the original data is 96%. Keyword : TKI, BP3TKI, AHP, and FUZZY TOPSIS

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:T Technology > Computer engineering. Embedded system. Network. Softwares. Robotics. Multimedia
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Information System
ID Code:51257
Deposited By:Mrs Ekana Perpus Pasca
Deposited On:03 Jan 2017 11:13
Last Modified:03 Jan 2017 11:13

Repository Staff Only: item control page