STRATEGI PENGEMBANGAN EKOWISATA DENGAN KAJIAN POTENSI DAN DAYA DUKUNG DI TAMAN NASIONAL BUKIT BAKA BUKIT RAYA PROVINSI KALIMANTAN BARAT

ARYANTO, Toto and Purnaweni, Hartuti and Soeprobowati, Tri Retnaningsih (2016) STRATEGI PENGEMBANGAN EKOWISATA DENGAN KAJIAN POTENSI DAN DAYA DUKUNG DI TAMAN NASIONAL BUKIT BAKA BUKIT RAYA PROVINSI KALIMANTAN BARAT. Masters thesis, Postgraduate Program .

[img]
Preview
PDF
365Kb
[img]
Preview
PDF
395Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

258Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

740Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

2299Kb
[img]
Preview
PDF
266Kb
[img]
Preview
PDF
258Kb
[img]
Preview
PDF
1232Kb

Abstract

Ekowisata merupakan perjalanan yang bertanggung jawab ke daerah alami, diselenggarakan dengan profesional dan terlatih, yang memuat proses pembelajaran untuk melindungi dan merawat lingkungan juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal. Dengan demikian Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya (TNBBBR) sebagai kawasan pelestarian alam dapat digunakan sebagai tujuan ekowisata dan wisata minat khusus, dengan memanfaatkan potensi alam dan budaya masyarakat sekitar kawasan, sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan dan budaya setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi objek daya tarik wisata alam di jalur pendakian Bukit Raya dan Desa Rantau Malam, daya dukung jalur pendakian Bukit Raya, persepsi masyarakat, pengunjung dan lembaga terkait serta strategi pengembangan ekowisata di jalur pendakian Bukit Raya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Analisis Daerah Operasional Objek Daya Tarik Wisata Alam (ADO-ODTWA) PHKA tahun 2003, persamaan daya dukung wisata alam yang dikembangkan oleh Cifuentes (1992) yang dimodifikasi, penilaian persepsi masyarakat sekitar jalur pendakian Bukit Raya, pengunjung dan lembaga terkait serta strategi pengembangan dengan metode analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan 1) Potensi objek daya tari wisata alam di jalur pendakian Bukit Raya masuk dalam kriteria sedang. 2) Daya dukung Riil (RCC) jalur pendakian Bukit Raya adalah sebesar 15 orang /hari. 3) Persepsi masyarakat terhadap kedatangan pengunjung masih dapat menerima, dan mendapatkan manfaat ekonomi dari kegiatan tersebut serta mendukung kegiatan ekowisata, persepsi pengunjung objek yang menjadi daya tarik di jalur pendakian Bukit Raya adalah Puncak Bukit Raya, vegetasi, satwa dan budaya. Pengunjung masih merasakan kenyamanan dan puas dalam melakukan aktifitas dengan sarana prasarana pendukung yang belum memadai. 4) Strategi yang diambil yaitu meningkatkan kerjasama stakeholder dalam pengembangan dan pemahaman ekowisata pendakian Bukit Raya; mengembangkan ekowisata berdasarkan potensi objek dan daya tarik wisata alam dengan memperhatikan daya dukung lingkungan, pembuatan rencana pengelolaan ekowisata pendakian; meningkatkan kualitas SDM pengelola dan masyarakat melalui pendidikan dan pelatihan serta sarana/ fasilitas pendukung; meningkatkatkan koordinasi dan sinkronisasi program lintas sektoral; meningkatkan sosialisasi untuk kesadaran dan kepedulian masyarakat dan pengunjung; membuka peluang untuk berkolaborasi dalam pengembangan ekowisata pendakian Bukit Raya. Kata kunci: ADO-ODTWA, Daya dukung, SWOT, Jalur Pendakian, TNBBBR. Ecotourism is responsible travel to natural areas , organized and well-trained professionals, which includes learning to protect and care for the environment also improve the welfare of local communities. As a natural conservation area, Bukit Baka Bukit Raya National Park (TNBBBR) has advantage to become tourist destination for ecotourism and exclusive tourism due to its natural potentials and local culture, which, in turn, may contribute to economic and social development, while considering local environmental and cultural sustainability. This study aimed to find out potential of the hiking paths of Bukit Raya, leverage of the hiking paths of Bukit Raya, community perception, visitors and concerned agencies as well as strategy of ecotourism development at the hiking paths of Bukit Raya. This study used an ADO-ODTWA PHKA 2003 method, modified natural tourism leverage equation developed by Cifuentes (1992), perception of local people nearby the hiking paths of Bukit Raya, visitors and concerned agencies as well as development strategy using a SWOT analysis. Result of the study showed that 1) natural tourism potential at the hiking paths of Bukit Raya was moderate; 2) RCC of the hiking paths of Bukit Raya was 15 ind/day; 3) perception of the local people of the hiking and ecotourism was acceptable, and they got economic benefits. The visitors still felt comfortable and satisfied in doing activities with inadequate infrastructures and facilities; 4) Strategy used in this case was improving cooperation between stakeholders in developing and understanding ecotourism of Bukit Raya hiking paths, developing ecotourism according to ODTWA potential by considering environmental RCC through education and training, improving coordination and synchronization of intersectoral programmes, socialization for awareness of the local people and visitors, being open to collaboration in developing the ecotourism of the hiking paths of Bukit Raya. Keywords: ADO-ODTWA, RCC, SWOT, Hiking Paths, TNBBBR

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Environmental Science
ID Code:51170
Deposited By:Mrs Ekana Perpus Pasca
Deposited On:29 Dec 2016 15:09
Last Modified:29 Dec 2016 15:09

Repository Staff Only: item control page