PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP "LABEL" WILAYAH BASIS TERORIS (STUDI KASUS PERSEPSI MASYARAKAT SOLA RAYA) PUBLIC PERCEPTION ON THE LABEL "TERRORIST BASE AREA" (A CASE STUDY IN SOLO AREA)

Windiani , Reni (2016) PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP "LABEL" WILAYAH BASIS TERORIS (STUDI KASUS PERSEPSI MASYARAKAT SOLA RAYA) PUBLIC PERCEPTION ON THE LABEL "TERRORIST BASE AREA" (A CASE STUDY IN SOLO AREA). Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah , 14 (1). pp. 121-132. ISSN 1412-9833

[img]
Preview
PDF - Published Version
4Mb

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai bagaimana persepsi masyarakat sekitar Solo Raya terhadap 'label' wilayah mereka sebagai basis teroris. Penelitian ini menjadi pen.ting karena dalam dua konsep pen.ting dalam teori labeiling yaitu Primary Devience dan Secondary Devience disebutkan bahwa Primary Devience ditujukan pada perbuatan penyimpangan awal, sedangkan Seconda,y Devience adalah berkaitan dengan reorganisasi psikologis dari pengalaman seseorang sebagai aldbat dari penangkapan dan cap sebagai penjahat, kalau sekali saja cap atau status itu melekat pada diri seseorang maka sangat sulit seseorang untuk selanjutnya melepaskan diri dari cap tersebut, dan kemudian a/can mengidentifikasikan dirinya dengan cap yang telah diberikan masyarakat terhadap dirinya. Jen.is penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode questioner dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui kuesioner, data sekunder diperoleh dari buku - buku, laporan resmi pemerintah, dokumen - dokumen, jurnal, koran, majalah, dan internet. Populasi data dalam penelitian ini adalah masyarakat Solo Raya (Eks Karesidenan Surakarta), adapun sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat Kabupaten Sragen, Kabupaten Sukoharjo dan Kata Surakarta. Hasil penelitian di 3 (tiga) kabupaten I kota tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa : masyarakat paham dengan arti kata teroris,· masyarakat tidak mentolerir terorisme,· masyarakat terganggu dengan terorisme; dan "pelabelan wilyah basis teroris" berpengaruh tipis terhadap perilaku masyarakat di tiga wilayah tersebut. Hal ini disebabkan oleh pemahaman responden terhadap definisi teroris yang berkonotasi negatif dan mengganggu kehidupan masyarakat. Kata Kunci : Persepsi, Label, Basis Teroris.

Item Type:Article
Subjects:J Political Science > JA Political science (General)
Divisions:Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science
ID Code:50924
Deposited By:Magister Ilmu Komunikasi
Deposited On:06 Dec 2016 10:49
Last Modified:06 Dec 2016 10:49

Repository Staff Only: item control page