PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG TEMU HITAM (Curcuma aeruginosa Roxb) DALAM RANSUM TERHADAP JUMLAH ERITROSIT, KADAR HEMOGLOBIN DAN HEMATOKRIT DARAH ITIK PEKING

PRADIPTA, Christina Falys and ISROLI, Isroli and WIDIASTUTI, Endang (2016) PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG TEMU HITAM (Curcuma aeruginosa Roxb) DALAM RANSUM TERHADAP JUMLAH ERITROSIT, KADAR HEMOGLOBIN DAN HEMATOKRIT DARAH ITIK PEKING. Undergraduate thesis, Fakultas Peternakan & Pertanian Undip.

[img]
Preview
PDF
516Kb
[img]
Preview
PDF
86Kb
[img]
Preview
PDF
210Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

182Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

121Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

312Kb

Abstract

Komponen yang terkandung dalam Temu Hitam (Curcuma aeruginosa Roxb) adalah minyak atsiri, kurkumin dan antelmetika yang berfungsi untuk meningkatkan nafsu makan, antibakteri dan antioksidan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh Temu Hitam dalam ransum terhadap profil darah yang diukur meliputi jumlah eritrosit, kadar hemoglobin dan hematokrit serta Mean Corpuscular Hemoglobin Concentration (MCHC) dalam darah itik Peking. Materi yang digunakan dalam penelitian adalah day old duck (DOD) Itik Peking sebanyak 120 ekor (unsexed) dengan bobot bada rata-rata 100 ± 27,70 g. Bahan pakan yang digunakan merupakan pakan komersil BR-01 AJ yang diproduksi PT. Charoen Phokpand untuk itik Peking yang berumur 4 - 28 hari, sedangkan tepung Temu Hitam dibuat sendiri secara manual. Penelelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan % perlakuan dan 4 ulangan yang masing-masing petak diisi 6 ekor itik Peking. Perlakuan yang diberikan yaitu : T0 : ransum tanpa Temu Hitam, T1 = ransum + Temu Hitam 0,75%, T2 = ransum + Temu Hitam 1%, T3 = ransum +Temu Hitam 1,25%, dan T4 = ransum + Temu Hitam 1,5%. Data dianalisis ragam, apabila terdapat pengaruh perlakuan nyata dalam setiap perlakuan maka dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung Temu Hitam tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap jumlah eritrosit, kadar hemoglobin dan hematokrit, serta nilai MCHC. Simpulan dari penelitian adalah penambahan tepung Temu Hitam (Curcuma aeruginosa Roxb) dalam ransum itik Peking tidak meningkatkan jumlah eritrosit, kadar hemoglobin dan hematokrit, serta MCHC, namun secara fisiologis tidak mengganggu kesehatan itik Peking.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:S Agriculture > SF Animal culture
Divisions:Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture
ID Code:50801
Deposited By:Mr. Perpus FP Admin
Deposited On:16 Nov 2016 15:17
Last Modified:16 Nov 2016 15:17

Repository Staff Only: item control page