SURVEI KARIES GIGI PADA ANAK SEKOLAH DASAR DAN FAKTOR-FAKTOR RISIKONYA (STUDI KASUS DI KECAMATAN JATIPURO KAB. KARANGANYAR)

SUPARTO, SUPARTO (2005) SURVEI KARIES GIGI PADA ANAK SEKOLAH DASAR DAN FAKTOR-FAKTOR RISIKONYA (STUDI KASUS DI KECAMATAN JATIPURO KAB. KARANGANYAR). Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
52Kb

Official URL: http://www.fkm.undip.ac.id

Abstract

Kries gigi adalah penyakit jaringan gigi yang ditandai dengan kerusakan jaringan, imulai dari permukaan gigi, meluas ke arah pulpa. Tandanya adalah, adanya demineralisasi jaringan keras gigi yang ikuti kerusakan komponen organiknya. Akibatnya terjadian infksi bakteri dan kematian pulpa serta penyebaran infeksi ke jaringan peri apeks yang dapat menyebabkan nyeri. Menurut Lusiawati (1991), banyak faktor yang berhubungan dengan karies gigi, baik faktor langsung yang ada di dalam mulut, maupun faktor tyang tidak langsung merupakan faktor predisposisi dan faktor penghambat terjadinya karies gigi. Kaies gigi merupakan penyakit yang dapat dicegah sehingga diagnosa dini sangatlah penting. Anak SD yang mengalami masa pergantian dari gigi susu kegigi tetap sering mengalami nyeri dan tidak nyaman karena gigi sedang tumbuh atau karena terjadipembusukan gigi sehingga mengganggu keseimbangan tubuh yang selanjutnya berpengaruh terhadap kesehatan anak secara umum. Untuk itu dilakukan penelitian guna mengethui keadaan karies gigi pada anak SD, serta faktor-faktor risiko yang mempengaruhi kejadian karies gigi tersebut, dengan studi kasus di Kec. Jatipuro, Kab. Karanganyar. Penelitian ini menggunakan metode survie dengan pendekatan Krosseksional. Sampel penelitian diambil dengan tehnik random sampling. Dengan tehnik tersebut didapat hasil anak yang diperiksa sebanyak 93 anak. Analisa data dilakukan secara deskriptif dengan menggunakan uji Chi Square pada program komputer SPSS 10,05 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antarakaries gigi anak SD Kec. Jatipuro dengan plak gigi, kebersihan mulut nilai rata-rata anak, serta kesukaan makan dan minum manis. Disarankan agar orang tua maupun guru memberikan pendidikan dan pengawasan anak agar membiasakan gosok, gigi secara benar dari segi wakti, frekuensi, dan tehnik gosok gigi, mengawasi anak agar mengurangi konsumsi makanan dan minuman yang dapat merusak. Gigi. Kata Kunci: Anak SD, Keries gigi

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:5052
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:22 Jan 2010 08:40
Last Modified:22 Jan 2010 08:40

Repository Staff Only: item control page