CAUSATIVE AGENT VIBRIOSIS PADA IKAN LELE DUMBO (Clarias gariepinus) YANG DIBUDIDAYAKAN DI KOLAM BERSALINITAS RENDAH

Sarjito, Sarjito and Haditomo, A.H. Condro and Prayitno, Slamet Budi (2015) CAUSATIVE AGENT VIBRIOSIS PADA IKAN LELE DUMBO (Clarias gariepinus) YANG DIBUDIDAYAKAN DI KOLAM BERSALINITAS RENDAH. In: Prosiding Seminar Nasional Tahunan ke-IV Hasil-Hasil Penelitian Perikanan dan Kelautan Tahun 2014. FPIK Universitas Diponegoro, Semarang, pp. 173-183.

[img]
Preview
PDF
314Kb

Abstract

Budidaya lele dapat dilakukan di kolam yang bersalinitas rendah dalam rangka mengkonversi tambak yang tidak produktif. Salah satu kendala yang sering terjadi pada budidaya ini adalah serangan penyakit bakteri, termasuk pula vibriosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keanekaragaman causative agent vibriosis yang berasosiasi dengan ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) yang dibudidayakan di kolam bersalinitas rendah (3 – 5 ppt) beserta gejala klinisnya. Sebanyak 30 ikan sampel, ikan lele yang menunjukkan gejala penyakit bakterial diperoleh dari kolam bersalinitas rendah di kabupaten Demak dan Pati. Sebanyak 38 isolat bakteri (SBA 01 – SBA38 ) berhasil diisolasi dari ginjal, hati dan luka ikan lele dumbo pada medium Thiosulfate Citrate Bile Salts Sucrose (TCBS). Berdasarkan perfomance morphologi dari ketiga puluh delapan isolat (bentuk, warna dan karakter koloni) dipilih 7 isolat ( SBA 9; SBA 10; SBA 14; SBA 30; SBA 24; SBA 27 dan SBA 37) untuk uji selanjutnya yaitu karakterisasi secara morfologi dan uji biokimia; uji postulat Koch, sedangkan uji sensitivitas terhadap obat yang beredar hanya dilakukanpada tiga isolat terseleksi (SBA 10; SBA 11 dan SBA 14). Hasil uji postulat Koch menunjukkan bahwa ketujuh isolat terpilih mampu mengakibatkan sakit dan mortalitas pada ikan uji sebanyak 37 – 100 %. Oleh karena itu, ketujuh isolat tersebut berpotensi sebagai causative agent vibriosis pada ikan lele dumbo. Hasil karakterisasi dengan pendekatan secara morfologi dan biokimia diperoleh pula bahwa causative agent vibriosis yang berasosiasi dengan lele dumbo (C. gariepinus) dari kolam yang bersalinitas rendah adalah Vibrio vulnificus (SBA14 dan SBA 37); V. harveyi (SBA 27); V. logei (SBA11), V. furnishi (SBA 10) dan Vibrio sp. (SBA 24 dan SBA 30). Hasil sensitivitas menunjukkan bahwa ketiga isolat terpilih (SBA 10; SBA 11 dan SBA 14) tidak sensitif terhadap beberapa obat yang beredar. Kata kunci: vibriosis, sensitifitas, salinitas, lele dumbo

Item Type:Book Section
Subjects:S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions:Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Fisheries
ID Code:49871
Deposited By:Mr Condro Haditomo
Deposited On:30 Aug 2016 08:45
Last Modified:02 Sep 2016 13:32

Repository Staff Only: item control page