Korelasi Kualitas Lingkungan dan Kualitas Manusia di Permukiman Nelayan Kelurahan Trimulyo, Kecamatan Genuk Semarang

Khadiyanto, Parfi (2015) Korelasi Kualitas Lingkungan dan Kualitas Manusia di Permukiman Nelayan Kelurahan Trimulyo, Kecamatan Genuk Semarang. In: Conference on Urban Studies and Development , 08 SEPTEMBER 2015, SEMARANG.

[img]
Preview
PDF - Published Version
663Kb

Official URL: http://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jpk/pages/v...

Abstract

Sekitar 20 tahun yang lalu, di kelurahan Trimulyo kecamatan Genuk masih terasa nyaman untuk dihuni, air sungai yang mengalir di wilayah ini masih bisa dimanfaatkan untuk mencuci, dan sebagai tempat bermain bagi anak-anak (renang dan mandi), air sumurnya juga masih bersih. Tetapi setelah kecamatan Genuk dijadikan zona industri, maka mulailah berbagai macam masalah lingkungan hidup menghampiri wilayah kecamatan Genuk, khususnya di sekitar wilayah industri. Saat ini di kelurahan Trimulyo kecamatan Genuk, air sumur dangkal tidak dapat dimanfaatkan sebagai sumber air bersih, dan kondisi air sungainya keruh, berwarna hitam, berbau tidak sedap, apalagi bila musim kemarau tiba. Permukiman di kelurahan Trimulyo adalah salah satu korban perubahan fungsi lahan dari kegiatan perikanan dan pertanian (rural) ke industri (urban). Banyak nelayan yang kemudian beralih profesi menjadi buruh, akan tetapi dengan kualitas pendidikan yang terbatas, mereka hanya mampu mengisi pos pekerjaan di papan bawah. Sehingga tidak membawa pengaruh terhadap perubahan ekonomi dan kondisi permukiman mereka.Padahal kualitas lingkungan itu berkorelasi positif dengan kualitas hidup manusia, apabila kualitas lingkungan jelek maka jelek pula kualitas manusianya (Sarwono, 1992). Karena sekitar permukiman di Trimulyo ter-intervensi oleh kegiatan industri dengan pabrik-pabrik besar, maka lingkungannya berubah menjadi lebih buruk, sehingga bisa dibayangkan bahwa kualitas manusianyapun pasti akan ikut menurun.Penelitian ini mengkaji korelasi antara kualitas lingkungan permukiman nelayan di Trimulyo dengan kualitas manusia yang menempati lokasi tersebut. Kualitas lingkungan dideteksi melalui kondisi bangunan, sarana dan prasarana, lokasi dan aksesibilitas, serta kenyamananlingkungan secara fisik. Sedangkan Kualitas hidup dideteksi melalui kondisi kesehatan, ekonomi, pendidikan, dan hubungan sosial. Ternyata dengan mengamati kondisi lingkungan dan manusia di permukiman nelayan yang ada di Trimulyo, ditemukan bahwa ada korelasi antara kondisi lingkungan yang menurun dengan kualitas hidup masyarakatnya. Akan tetapi, ada temuan yang menarik dari tingkat kepuasan masyarakat yang tinggal di Trimulyo, yaitu dari sisi dimensi lingkungan, terdapat kepuasan masyarakat terhadap lingkungan mereka dengan angka sebesar 2,97 dari skala 4 (empat), dan dari sisi dimensi ekonomi tingkat kepuasannya hanya sebesar 1,47 dari skala 4 (empat). Untuk dimensi sosial angkanya mencapai 3,78 dari skala 4 (empat), hampir sangat memuaskan. Secara umum masyarakat nelayan menyatakan masih betah tinggal di Trimulyo meski kondisi ekonominya tidak membaik. Hubungan kekerabatan mampu menjadi penentu untuk tetap bertahan di lingkungan yang semakin memburuk. Sesuai dengan yang diteorikan oleh Maslow (1943), bahwa kebutuhan akan tempat tinggal bisa dilihat dari 5 (lima) tingkatan kebutuhan manusia, yaitu mulai dari kebutuhan fisiologi, rasa aman, kebutuhan akan hubungan sosial, penghargaan diri, dan aktualisasi diri,maka di kelurahan Trimulyo ini, bagi masyarakat nelayan yang masih berbudaya rural, mereka betah tinggal di sana karena terpenuhinya kebutuhan dalam melakukan hubungan sosial secara baik. Ini bisa menjadi modal sosial untuk pengembangan permukiman ke arah yang lebih baik.

Item Type:Conference or Workshop Item (Paper)
Subjects:G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Urban and Regional Planning
Faculty of Engineering > Department of Urban and Regional Planning
ID Code:49789
Deposited By:JPWK Planologi
Deposited On:17 Aug 2016 19:15
Last Modified:17 Aug 2016 19:15

Repository Staff Only: item control page