PEKANBARU INNER CITY FOREST BOTANICAL GARDEN

RYAN PINANGDITHO, GARDA and Wijayanti, Wijayanti and Ramandhika, Mirza (2016) PEKANBARU INNER CITY FOREST BOTANICAL GARDEN. Undergraduate thesis, universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF
759Kb
[img]
Preview
PDF
403Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

1909Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

845Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

2130Kb
[img]
Preview
PDF
608Kb
[img]
Preview
PDF
302Kb
[img]
Preview
PDF
286Kb

Abstract

Hutan kota bermanfaat untuk mengurangi degradasi lingkungan kota yang diakibatkan oleh ekses negatif pembangunan. Selain mempunyai fungsi perbaikan lingkungan hidup, hutan kota juga memiliki fungsi estetika. Pembangunan fisik di perkotaan sejatinya ditujukan untuk memberikan kemudahan bagi manusia dalam menjalani hidup. Namun dengan semakin banyaknya bangunan, keberadaan ruang terbuka hijau menjadi terbatas. Sehingga berpengaruh pada ketidak seimbangan ekosistem, seperti rusaknya fungsi resapan air, banjir, kekeringan dan polusi. Hutan Kota sebagai ruang terbuka hijau (RTH) dalam lingkungan perkotaan saat ini sangat diperlukan demi menjaga keseimbangan kualitas lingkungan hidup perkotaan itu sendiri. Beberapa aspek yang terkait akan hal tersebut antara lain aspek lingkungan, sosial budaya dan estetika sebagai citra kota. Kota Pekanbaru merupakan salah satu kota dengan penataan yang cukup baik, termasuk penataan hutan kota. Hutan Kota Diponegoro merupakan hutan kota yang berada di tengah kota. Namun hutan kota ini masih belum berjalan dengan baik secara fungsional. Adalah aspek sosial budaya dimana hutan kota dapat berfungsi sebagai ruang publik belum berfungsi dengan baik dan tepat. Hutan Kota ini justru bersifat pasif dimana pengunjung yang datang terbilang sedikit dan aktivitas yang terjadi pun tidak sesuai dengan fungsi hutan kota tersebut. Di sisi lain, keberadaan fasilitas hiburan dan rekreasi di Kota Pekanbaru terhitung masih sangat minim. Masih sangat kurangnya fasilitas dan hiburan yang juga bersifat mendidik (educational-entertaint facility) seharusnya menjadi isu yang diperhatikan oleh Pemerintahan Kota sebagai kebutuhan masyarakat yang harus dipenuhi. Keberadaan Pekanbaru Inner City Forest - Botanical Garden dirasa mampu merespon fenomena serta kebutuhan masyarakat Kota Pekanbaru. Sebuah objek arsitektural yang mampu membenahi fungsi dan citra hutan kota sebagai wadah perlindungan bagi spesies tanaman yang ada dan menjadi wadah interaksi masyarakat yang aktif. Selain itu objek ini dirasa mampu untuk sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan sarana hiburan yang mendidik.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:N Fine Arts > NA Architecture
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
ID Code:49772
Deposited By:arsitek Agus Pramono arsitek
Deposited On:16 Aug 2016 10:37
Last Modified:16 Aug 2016 10:37

Repository Staff Only: item control page