BEBERAPA FAKTOR RISIKO KEPATUHAN BEROBAT PENDERITA MALARIA VIVAX (Studi Kasus Di Kab. Banjarnegara)

Arie Wuryanto, Muhammad (2005) BEBERAPA FAKTOR RISIKO KEPATUHAN BEROBAT PENDERITA MALARIA VIVAX (Studi Kasus Di Kab. Banjarnegara). Jurnal Epidemiologi . (Unpublished)

[img]
Preview
PDF
14Kb

Abstract

PROGRAM MAGISTER EPIDEMIOLOGI PROGRAM PASCA SARJANA UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2005 ABSTRAK M. ARIE WURYANTO BEBERAPA FAKTOR RISIKO KEPATUHAN BEROBAT PENDERITA MALARIA VIVAX (Studi Kasus Di Kab. Banjarnegara) (xii + 101 halaman + tabel + lampiran) Latar belakang : Malaria di Kabupaten Banjarnegara masih merupakan masalah kesehatan masyarakat. Kejadian resitensi obat malaria di Kabupaten ini sudah banyak dilaporkan dari hasil penelitian. Angka parasit formula menunjukkan bahwa penderita malaria vivax lebih tinggi (60%) dibandingkan dengan malaria falciparum (40%). Hal ini menunjukkan ketidakpatuhan minum obat, mengingat bahwa malaria vivax merupakan malaria kronik yang membutuhkan minum obat lebih lama. Tujuan Penelitian : Mengidentifikasi faktor penderita, obat dan petugas kesehatan yang merupakan faktor risiko terhadap kepatuhan penderita dalam minum obat. Metode Penelitian : Case Control, kasus adalah penderita positif malaria vivax yang tidak patuh dalam minum obat, kontrol adalah penderita positif malaria vivax yang patuh dalam minum obat. Patuh tidaknya dalam minum obat dilihat jumlah sisa obat pada hari ke 4, 7 dan hari ke 14 pengobatan. Terdapat 76 kasus dan 76 kontrol. Hasil Penelitian : Pola kasus malaria didominasi oleh malaria vivax yaitu antara 56,4% - 93,3 %. Faktor yang terbukti berpengaruh terhadap kepatuhan minum obat adalah faktor penderita yaitu : pengetahuan kurang OR:0,039 (95% CI: 0,004 – 0,389, p=0,006), kepercayaan yang baik terhadap pengobatan OR: 6,8 (95% CI: 1,027 – 45,357, p=0,047) dan faktor obat yaitu : adanya kesulitan dalam minum obat OR:7,105 (95% CI: 2,896 – 17,433, p=0,001). Sedangkan yang terbukti tidak berpengaruh yaitu umur, seks, pendidikan, sikap, persepsi terhadap kerentanan dan pengobatan, efek samping, rasa, jumlah obat, lama pengobatan, serta faktor petugas. Kesimpulan : Faktor yang berpengaruh terhadap kepatuhan minum obat penderita malaria adalah pengetahuan penderita, kepercayaan terhadap pengobatan, ada tidaknya kesulitan dalam minum obat termasuk dalam membagi dosis harian. Saran : Disarankan untuk memberikan penekanan cara membagi dosis harian bagi penderita malaria vivax, melakukan pengemasan obat dalam paket dosis harian, dan memasukkan variabel kepatuhan dalam kartu penderita malaria. Kata kunci : faktor risiko, kepatuhan berobat, malaria vivax, Banjarnegara Kepustakaan : 47 (1980 – 2004) PDF created with pdfFactory Pro trial version www.pdffactory.com xii MASTER’S DEGREE OF EPIDEMIOLOGY POSTGRADUATE PROGRAM OF DIPONEGORO UNIVERSITY SEMARANG 2005 ABSTRACT M. ARIE WURYANTO TREATMENT COMPLIANCE RISK FACTORS OF VIVAX MALARIA PATIENT ( Case Study In The District of Banjarnegara ) (xii + 101 pages + tables + appendix) Background : Malaria in the district of Banjarnegara still represent health problem. Occurence of drug resistance has been reported by many research results. Base on parasitic number formula, the proportion of vivax malaria patients are higher (60%) than falciparum malaria (40%). This matter reflecting uncompliance taking medicine. The objective of this research is to identifying patient factors, health worker factors and drug factors which are represent risk factors of treatment compliance. Method : Case Control, cases were the patients of malaria vivax who was slide positive vivax plasmodium and uncompliance in taking medicine, control were patients of vivax malaria who was slide pasitive vivax plasmodium and compliance in taking medicine. There are 76 cases and 76 controls. Result : The multivariate analysis shows a significant association between the dependent variables and treatment compliance, they are : poor patient knowledge with OR: 0,039 ( 95% CI: 0,004 - 0,389, p=0,006), belief in therapy with OR: 6,8 (95% CI: 1,027 - 45,358, p=0,047) and difficulty of taking medicine with OR:7,105 ( 95% CI: 2,896 - 17,433, p=0,001). Conclusion : Factors that influence the treatment compliance of malaria are : patient knowledge, belief in therapy, difficulty in taking medicine included in dividing daily dosage. Suggestion : It is suggested to stress on the way to divide daily dosage for vivax malaria patient, to conducting of repackaging drug in daily dose packet, included compliance variable in malaria patient card. Keywords : treatment compliance risk factors, malaria vivax, Banjarnegara Bibliography : 47 ( 1980 - 2004) PDF created with pdfFactory Pro trial version www.pdffactory.com

Item Type:Article
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Epidemiology
ID Code:4917
Deposited By:Mr. Magister Epidemiologi Admin
Deposited On:21 Jan 2010 13:01
Last Modified:21 Jan 2010 13:01

Repository Staff Only: item control page