HUBUNGAN ALASAN UTAMA PENGGUNAAN METODE KONTRASEPSI DENGAN LAMA PENGGUNAANNYA PADA AKSEPTOR KB GANTI CARA DI KECAMATAN BANYUMANIK KOTA SEMARANG TAHUN 2005 THE CORRELATION BETWEEN MAIN REASON IN USING CONTRACEPTION METHOD AND ITS USING TIME LENGTH THE ACCEPTORS WHO CHANGE THE CONTRACEPTION IN BANYUMANIK SUB DISTRICT SEMARANG CITY, IN THE YEAR OF 2005

SHERLIEZA, SHERLIEZA (2005) HUBUNGAN ALASAN UTAMA PENGGUNAAN METODE KONTRASEPSI DENGAN LAMA PENGGUNAANNYA PADA AKSEPTOR KB GANTI CARA DI KECAMATAN BANYUMANIK KOTA SEMARANG TAHUN 2005 THE CORRELATION BETWEEN MAIN REASON IN USING CONTRACEPTION METHOD AND ITS USING TIME LENGTH THE ACCEPTORS WHO CHANGE THE CONTRACEPTION IN BANYUMANIK SUB DISTRICT SEMARANG CITY, IN THE YEAR OF 2005. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
16Kb

Official URL: http://www.fkm.undip.ac.id

Abstract

Program KB Nasional merupakan salah satu program untuk meningkatkan kualitas penduduk dan mutu sumber daya manusia yang selama ini dilaksanakan melalui pengaturan kelahiran, pendewasaan usia perkawinan, peningkatan ketahanan keluarga dan kesejahteraan keluarga. Di Kecamatan Banyumanik sejak Januari 2004 hingga Juni 2005 terdapat 74 akseptor KB ganti cara kontrasepsi. Terdapat beberapa alasan tentang penggunaan metode kontrasepsi yang dapat mempengaruhi lama penggunaan metode kontrasepsi itu sendiri, yaitu ekonomi, efek samping, efektifitas dan dorongan pihak lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan alasan utama penggunaan metode kontrasepsi dengan lama penggunaannya pada akseptor KB ganti cara. Jenis penelitian ini adalah explanatory research yang dilakukan secara cross sectional. Lokasi penelitian di Kecamatan Banyumanik Kota Semarang. Populasi penelitian adalah semua akseptor KB ganti cara berjumlah 74 orang yang tercatat dalam register laporan BKKBN Kecamatan Banyumanik dan register catatan harian Puskesmas se-Kecamatan Banyumanik pada tahun 2004 sampai dengan Juni 2005. Jumlah sampel adalah total populasi penelitian, yaitu 74 orang. Data dianalisis dengan Rank Spearman karena data berskala rasio dan berdistribusi tidak normal, sedangkan untuk data lainnya digunakan uji U-Mann Whitney. Pengolahan data dilakukan dengan bantuan komputer. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel penelitian berkurang menjadi 59 orang responden karena alamat responden tidak lengkap. Terdapat 61% responden dengan tingkat ekonomi kurang, 93,2% responden ada efek samping, 89,8% responden dengan metode kontrasepsi yang digunakan efektif, 52,5% responden mendapat dorongan dari pihak lain, dan 55,9% responden menggunakan metode kontrasepsi dengan lama penggunaan >= 1/2 masa pakai. Sedangkan alasan utama yang berhubungan dengan lama penggunaan metode kontrasepsi adalah tingkat ekonomi (p value = 0,004), dan dorongan pihak lain (p value = 0,002). Disarankan bagi BKKBN dan Puskesmas untuk memberikan penyuluhan dan informasi kepada masyarakat mengenai metode kontrasepsi, sehingga masyarakat mengetahui metode kontrasepsi yang cocok bagi mereka. Pentingnya data mengenai KB sangat diperlukan bagi evaluasi dan pengambilan keputusan bagi perencanaan program selanjutnya. National Family Planning Program is one program which has purpose to increase people and human resource quality that is carried out through the birth control, raising of the marrying age, increasing family endurance and prosperity. Since January 2004 until June 2005 there were 74 acceptors in Banyumanik Sub District who change the method contraception. There are some reason about the using of contraception method which may affect, the use length of the contraception method it self, namely economic level, side effect status, perception of efectiveness, and the motivation from other party. The aim of the research is to find out the correlation between main reason in using contraception method and its use length in the acceptors who change the method of contraception. The research is a kind of an explanatory research with cross sectional approach. The location of the research is in Banyumanik Sub District, Semarang City. The population of the research is all acceptors who change the method of contraception which is in the amount of 74 acceptors registered in report register of BKKBN in Banyumanik Sub District and daily report register of Public Health Center in all Banyumanik Sub District from Januari 2004 until June 2005. the number of sample is total research population, namely 74 acceptors. Data is analyzed by Rank Spearman and U-Mann Whitney methods since the data has abnormal ratio scale and distribution and data processing is performed by using computer. The results of the research indicates that the research sample decreases to 59 respondents because of encomplete respondent's address. There are 61% respondents with less economic conditions, 93,2% respondents experience side effect, 89,8% respondents use contraception method efectively, 52,5% respondents get motivation from other party, and 55,9% respondents use contraception method with its period is >= half usage time. Mean while, the main reason that correlate with the using length of contraception method are economic level (p value = 0,004), and motivation from other party (p value = 0,002). Its seuggested for coordination agency af Natonal Family Planning and Public Health Center to give elucidation and information for people about the contraception method, so that they will know about the suitable contraception method. Kata Kunci: Kontrasepsi, alasan utama, ganti cara, akseptor, Banyumanik, 2005 Contraception, main reason, the method change, acceptors, Banyumanik, 2005

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:4891
Deposited By:admin FKM undip
Deposited On:21 Jan 2010 10:22
Last Modified:21 Jan 2010 10:22

Repository Staff Only: item control page