Proses Produksi Biofuel dari Minyak Goreng Kelapa Sawit dengan Proses Catalytic Cracking dengan Katalis Zeolit

Widayat, Widayat and Pamuji, Lanang and maulana, Yoppy Proses Produksi Biofuel dari Minyak Goreng Kelapa Sawit dengan Proses Catalytic Cracking dengan Katalis Zeolit. Prosiding Seminar Nasional Teknik Kimia April 2012 . ISSN 2252-6005

[img]
Preview
PDF
1979Kb

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memproduksi bahan bakar cair dengan proses perengkahan berkatalis zeolit. Katalis yang digunakan adalah zeolit alam yang diperoleh dari Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan metode factorial design 23 dengan variabel ukuran zeolite (0,85–1,14mm & 1,14–1,18mm); volume awal minyak goreng (50ml & 100ml); dan suhu perengkahan (300oC & 400oC). Biofuel dianalisa dengan alat kromatografi gas spektrofotometri massa (GCMS) dan dihitung berat jenisnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak goreng kelapa sawit dapat menjadi produk bahan bakar cair dengan cara perengkahan menggunakan katalis zeolite. Zeolite yang telah diaktivasi dengan asam sulfat mempunyai kemampuan untuk merengkahkan minyak goreng kelapa sawit menjadi produk bahan bakar cair. Yield produk tertinggi sebesar 77,86% dengan kondisi operasi yaitu ukuran zeolite 0,85 – 1,14 mm; suhu perengkahan 400 oC; dan volume umpan 100 ml dan variabel operasi yang paling berpengaruh adalah volume minyak goreng yang direngkahkan. Minyak goreng kelapa sawit dapat dikonversi menjadi produk bahan bakar cair alternatif golongan bensin, kerosin, dan terutama solar (diesel). Kata Kunci: bahan bakar cair, catalytic cracking, zeolit, ukuran zeolit,volume minyak goreng Abstract The objective of this research to product biofuel from vegetable oil with catalytic craking process. Solution ethanol. A mixture of of ethanol - water at atmospheric conditions is azeotrop. To product fuel grade ethanol (absolute concentration) requires further purification process from ethanol azeotrop. The method used in this study the adsorption of the adsorbent was cornmeal. Corn flour is a material is hygroscopic, so it can absorb water. Adsorbent that is used has different diameters (1.18, 1, 0.85, 0.6, 0.045 mm) with a weight of adsorbent is 5 and 10%. The 100 ml ethanol with concentration 95% was added with corn adsorbent that has specific size as much as 5%. Adsorption process was held for 10 minutes with a stirring speed of 100 rpm. The results showed that the production of fuel grade ethanol is better with the adsorbent 10%. The decreasing of diameter adsorbent, the product has concentration of ethanol increasing too. Adsorbent with 0.045 mm diameter can be used to product fuel grade ethanol.

Item Type:Article
Subjects:T Technology > TP Chemical technology
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Chemical Engineering
Faculty of Engineering > Department of Chemical Engineering
ID Code:48672
Deposited By:Dr. H Hadiyanto
Deposited On:25 Apr 2016 15:59
Last Modified:25 Apr 2016 15:59

Repository Staff Only: item control page