PENGARUH PENGGUNAAN RUMPUT LAUT (Gracilaria verrucosa) FERMENTASI DALAM RANSUM TERHADAP BOBOT POTONG DAN PERTUMBUHAN SALURAN PENCERNAAN AYAM BROILER

SRIWULANDARI, Endah and MAHFUD, Luthfi Djauhari and WAHYONO, Fajar (2015) PENGARUH PENGGUNAAN RUMPUT LAUT (Gracilaria verrucosa) FERMENTASI DALAM RANSUM TERHADAP BOBOT POTONG DAN PERTUMBUHAN SALURAN PENCERNAAN AYAM BROILER. Undergraduate thesis, Peternakan.

[img]
Preview
PDF
876Kb
[img]
Preview
PDF
164Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

212Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

206Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

186Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

749Kb

Abstract

ENDAH SRIWULANDARI. 23010110130158. 2015. Pengaruh Penggunaan Rumput Laut (Gracilaria verrucosa) Fermentasi dalam Ransum terhadap Bobot Potong dan Pertumbuhan Saluran Pencernaan Ayam Broiler (The Utilization of Fermented Seaweed (Gracilaria verrucosa) Meal in the Diet on weight and growth digestive organ of Broiler Chicken) (Pembimbing : LUTHFI DJAUHARI MAHFUDZ dan FAJAR WAHYONO) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan rumput laut (Gracilaria verrucosa) fermentasi sebagai bahan penyusun ransum terhadap bobot potong dan pertumbuhan organ pencernaan pada ayam broiler. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 11 November sampai 22 Desember 2013 di Kandang Unggas Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro, Semarang. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah ayam broiler unsex sebanyak 150 ekor umur 7 hari dengan bobot 163,38±24,67 g (CV 3, 04). Bahan pakan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rumput laut (Gracilaria verrucosa) fermentasi, bekatul, jagung kuning giling, tepung ikan, bungkil kedelai, PMM, minyak nabati, CaCO3, topmiks. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan perlakuan sebagai berikut : T0 = ransum kontrol; T1 = ransum dengan penggunaan tepung rumput laut 5%; T2 = ransum dengan penggunaan tepung rumput laut terfermentasi 5%; T3 = ransum dengan penggunaan tepung rumput laut terfermentasi 7,5%; T4 = ransum dengan penggunaan tepung rumput laut terfermentasi 10%. Parameter yang diamati adalah bobot potong, bobot relatif saluran pencernaan, dan panjang relatif saluran pencernaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh penggunaan rumput laut (Gracilaria verrucosa) fermentasi sampai 10% tidak berpengaruh terhadap bobot potong, bobot relatif saluran pencernaan dan panjang relatif saluran pencernaan ayam broiler. Kesimpulan yang diperoleh yaitu pengaruh penggunaan fermentasi rumput laut sampai 10 % dalam ransum aman dan dapat digunakan sebagai bahan pakan alternatif pada ayam broiler.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:S Agriculture > SF Animal culture
Divisions:Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture
ID Code:48506
Deposited By:Mr. Perpus FP Admin
Deposited On:08 Apr 2016 14:52
Last Modified:08 Apr 2016 14:52

Repository Staff Only: item control page