THE COMPARISON OF STUDENTS’ READING ACHIEVEMENT TAUGHT USING CRAZY PROFESSOR READING GAME AND DIRECT INSTRUCTION METHOD The case at the tenth grade of SMA N 11 Semarang in the 2012/2013 academic year

Sulistiyono , Mas Sulis (2013) THE COMPARISON OF STUDENTS’ READING ACHIEVEMENT TAUGHT USING CRAZY PROFESSOR READING GAME AND DIRECT INSTRUCTION METHOD The case at the tenth grade of SMA N 11 Semarang in the 2012/2013 academic year. Masters thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF
3051Kb

Official URL: http://mli.undip.ac.id

Abstract

This study was based on the problem of the low reading comprehension of senior high school students. It was focused on the difference in reading comprehension between the students who were taught by teacher using Crazy Professor Reading Game and who were taught by teacher using Direct Instruction Method Related to the study, the writer conducted an experimental research. This study used Experimental Research Design with Pretest-Posttest on group of the experiment I and experiment II. There were two groups in this study. They were experiment I (taught Crazy Professor Reading Game) and experiment II (taught Direct Instruction Method. These two groups were taught by teacher using the same material, in the same period of time, in the same level, and the same teacher, but with different teaching methods. At the end of this study, the result of these two groups were compared and then analyzed by using t-test formula in order to know which one was more effective. The computation of the t-test showed that t0 = 5.48 was higher than tt (70. 0.05) = 1.98. It means that there was a significant difference in reading comprehension between the students were taught using Crazy Professor Reading Game and Direct Instruction Method. The students were taught using Crazy Professor Reading Game had better achievement in reading comprehension than Direct Instruction Method. The mean of scores of the experimental I was 81.97, while the mean of the scores of experiment II group was 80.05. The mean difference between them is 1.90. It means that the mean of scores of the experimental I group is higher than the mean of scores of the experiment II. In other words, students were taught using Crazy Professor Reading Game had better achievement in reading comprehension than Direct Instruction Method. At the end of this research, the writer would like to give some suggestions for the English teachers in senior high schools. The first, Crazy Professor Reading Game can be chosen as an appropriate method in order to make the process of teaching and learning reading successfully. The teacher should implement this method in teaching reading. The second, the teacher should train themselves in conducting Crazy Professor Reading Game, so that they can comprehend the reading skill. Mas Sulis S. 2013. Perbandingan Nilai Reading Siswa yang Diajar Menggunakan Crazy Professor Reading Game dan Metode Pembelajaran Langsung (sebuah penelitian di kelas X SMA N 11 Semarang tahun pelajaran 2012/2013). Tesis. Program Study Magister Linguistik. Program Pascasarjana Universitas Diponegoro Semarang. Pembimbing: Dr. Dwi Anggani Linggar Bharati, M. Pd. Penelitian ini didasarkan pada masalah rendahnya pemahaman membaca siswa SMA. Hal ini difokuskan pada perbedaan pemahaman bacaan antara siswa yang diajarkan dengan menggunakan Crazy Professor Reading Game dan yang diajar menggunakan Metode Instruksi Langsung. Terkait dengan penelitian ini, penulis melakukan penelitian eksperimental. Penelitian ini menggunakan Rancangan Eksperimental dengan Pretest-Posttest di kelompok experiment I dan kelompok experiment II. Ada dua kelompok dalam penelitian ini. Antara lain eksperimental kelas (menggunakan CPRG) dan (menggunakan metode langsung Instruksi). Kedua kelompok diajarkan dengan menggunakan bahan yang sama, dalam periode waktu yang sama, di tingkat yang sama, dan guru yang sama, tetapi dengan metode pengajaran yang berbeda. Pada akhir penelitian ini, hasil dari kedua kelompok dibandingkan dan kemudian dianalisis dengan menggunakan rumus t-test untuk mengetahui apakah ada atau tidak treatment yang lebih efektive dari kedua metode itu. Perhitungan uji t menunjukkan bahwa t0 = 5,48 lebih tinggi dari tt (70. 0,05) = 1,98. Ini berarti ada perbedaan signifikan pada pemahaman bacaan antara siswa yang diajarkan menggunakan CPRG dan yang diajar dengan menggunakan Metode Instruksi Langsung. Para siswa yang diajar dengan menggunakan CPRG memiliki prestasi yang lebih baik dalam memahami bacaan dari pada yang diajarkan dengan menggunakan Metode Instruksi Langsung. Rata-rata skor dari kelompok eksperimen I adalah 81,97, sedangkan rata-rata skor kelompok experiment II adalah 80,05. Perbedaan rata-rata antara mereka adalah 1,90. Ini berarti bahwa rata-rata skor kelompok experiment I lebih tinggi dari rata-rata skor dari kelompok experiment II. Dengan kata lain, siswa yang diajar dengan menggunakan CPRG memiliki prestasi yang lebih baik dalam pemahaman bacaan dibandingkan yang diajar dengan menggunakan Metode Instruksi Langsung. Pada akhir penelitian ini, penulis ingin memberikan beberapa saran untuk guru bahasa Inggris di SMA. Yang pertama, CPRG dapat dipilih sebagai metode yang tepat untuk membuat proses belajar mengajar membaca berhasil. Guru seharusnya menerapkan metode ini dalam mengajar membaca. Kedua, guru seharusnya melatih diri dalam melakukan CPRG, sehingga mereka dapat memahami keterampilan membaca.

Item Type:Thesis (Masters)
Additional Information:Advisor: Dr. Dwi Anggani Linggar Bharati, M. Pd.
Uncontrolled Keywords:experimental, crazy professor reading game, direct instruction method, reading comprehension, and achievement.
Subjects:P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Linguistic
ID Code:48484
Deposited By:Mahasiswa Magister Linguistik
Deposited On:25 Nov 2016 10:38
Last Modified:20 Feb 2018 11:58

Repository Staff Only: item control page