PEMANFAATAN BIOGAS SEBAGAI SUMBER ENERGI TERBARUKAN PADA PENGELOLAAN SAMPAH DI TPA SUPIT URANG KOTA MALANG

SAADIAH, Riza (2014) PEMANFAATAN BIOGAS SEBAGAI SUMBER ENERGI TERBARUKAN PADA PENGELOLAAN SAMPAH DI TPA SUPIT URANG KOTA MALANG. Masters thesis, Program Pascasarjana UNDIP.

[img]
Preview
PDF
111Kb
[img]
Preview
PDF
1044Kb

Abstract

Penumpukan sampah di TPA dapat menimbulkan permasalahan lingkungan, diantaranya emisi gas rumah kaca, penipisan lapisan ozon, dan global warming. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya pemanfaatan biogas di TPA Supit Urang untuk meminimalisir dampak yang ditimbulkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: pengelolaan sampah Kota Malang khususnya di TPA Supit Urang; kondisi pemanfaatan biogas di TPA Supit Urang; potensi biogas serta persentase biogas sebagai bahan bakar gas dan energi listrik; prediksi pengurangan emisi gas rumah kaca dilihat dari prediksi emisi gas metan; potensi pendapatan dari konversi energi listrik; serta prioritas kebijakan untuk mengoptimalkan pemanfaatan biogas. Penelitian ini menggunakan metode gabungan kuantitatif dan kualitatif. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif, analisis potensi biogas, model LandGEM, analisis ekonomi, dan Analysis Hierarchy Process (AHP), dengan bantuan microsoft excell, software SPSS 19 dan expert choice for windows, dan landgem v302. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sampah di TPA Supit Urang masih menggunakan sistem controll landfill. Sampah dikelola dengan pengomposan dan pemanfaatan biogas. Biogas sudah dimanfaatkan oleh 408 rumah di sekitar TPA. Rata-rata potensi biogas sebesar 574.397,05 m3/bulan. Persentase biogas sebagai BBG sebesar 3,2% dan sisanya 96,8% yang setara dengan pembangkit listrik dengan daya 1,27 MW setelah dikonversi dengan tingkat efisiensi 35% belum dimanfaatkan. Potensi tersebut dapat dimanfaatkan untuk lampu di UPT TPA Supit Urang dan 65 titik Penerangan Jalan Umum di sekitar TPA. Selebihnya dapat menghasilkan pendapatan sebesar Rp 1.274.861.800,00 per bulan apabila dijual ke PLN Kota Malang. Emisi gas metan akan terus meningkat dari tahun 2001 hingga mencapai peak tertinggi pada tahun 2042 yaitu sebesar 5.223 Mg/tahun, selanjutnya mengalami penurunan. Prioritas pemanfaatan biogas sebagai BBG daripada sebagai energi listrik dengan mempertimbangkan aspek lingkungan, teknis, sosial, dan ekonomi. Kata kunci: biogas, energi terbarukan, pengelolaan sampah, TPA Supit Urang The heaping of waste at landfill can cause environmental problems, that are greenhouse gas emission, ozone layer getting thinner and thinner, and global warming. So that, the effort to utilize biogas at that landfill had been done to minimize the impacts which is evoked. The objectives of this research are to know: waste management at Malang City especially at Supit Urang landfill; the biogas utilization’s condition; the biogas’s potency; the percentage of biogas for fuel gas and electrical energy; prediction of greenhouse gas emission from methane emiission’s prediction; income’s potency from electrical energy conversion; and the policy’s priority to optimize biogas’s utilization. This research used mix methods, quantitative and qualitative methods. Data analysis did by descriptive analysis, biogas’s potency analysis, landGEM model, economic analysis, and Analysis Hierarchy Process with microsoft excell, SPSS 19 software, expert choice for windows, and landgem v302. The result of this research shows that waste management at Supit Urang landfill used control landfill system. Waste are managed by composting and biogas utilization. Biogas was utilized by 408 houses around landfill. Biogas potency averagely is 574.397,05 m3/month. Percentage of biogas for fuel gas are 3,2% and 96,8% which has the same value as power station with energy 1,27 MW after been converted by efficiency level 35% were not utilized yet. That potency can be utilized for lamp at Supit Urang landfill’s office and 65 public street-lighting around landfill. Its excess can result income as big as Rp 1.274.861.800 per month if is sold to State Electric Firm in Malang City. Methane emission will increase from year 2001 until reach maximum peak at year 2042 that is 5.223 Mg/year, then it will decrease. The priority of biogas utilization as fuel gas than electrical energy with consider environmental, technical, social, and economic aspect. Keywords: biogas, renewable energy, waste management, Supit Urang landfill.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Environmental Science
ID Code:48406
Deposited By:Mrs Ekana Perpus Pasca
Deposited On:31 Mar 2016 16:22
Last Modified:31 Mar 2016 16:22

Repository Staff Only: item control page