Analisis Perbandingan Nilai Perusahaan dan Kinerja Keuangan 3 Sektor Industri Manufaktur Sebelum, Saat dan Setelah Krisis Global 2007/2008 (Studi pada Kelompok Manufaktur Menurut JASICA yang Terdaftar di BEI tahun 2005–2010)

IRAWAN, Yudha Aryadi and Ghozali , Imam and PRASETIONO, Prasetiono (2013) Analisis Perbandingan Nilai Perusahaan dan Kinerja Keuangan 3 Sektor Industri Manufaktur Sebelum, Saat dan Setelah Krisis Global 2007/2008 (Studi pada Kelompok Manufaktur Menurut JASICA yang Terdaftar di BEI tahun 2005–2010). Masters thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF
344Kb

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk melihat dampak dari krisis global tahun 2007/ 2008 dengan membandingkan variabel Current Ratio (CR), Net Profit Margin (NPM), Debt to Equity Ratio (DER), Operating Expenses to Sales (OES), Inventory Turnover (ITO), dan Price to Book Value (PBV) pada sektor 3 (industri dasar dan kimia), sektor 4 (aneka industri), dan sektor 5 (industri barang konsumsi) baik masing-masing maupun secara keseluruhan (ketiganya). Data diperoleh dengan metode purposive sampling dengan kriteria (1) perusahaan yang laporan keuangannya dipublikasikan dalam ICMD untuk tahun 2005 sampai 2010, (2) perusahaan yang laporan keuangannya dipublikasikan dalam ICMD untuk tahun 2005 sampai 2010 harus memiliki rasio keuangan atau faktor-faktor untuk menghitung rasio-rasio keuangan yang lengkap, dan (3) perusahaan yang masuk salah satu dari tiga sektor yaitu antara sektor 3, sektor 4, dan sektor 5 menurut klasifikasi JASICA di BEI. Temuan empiris penelitian ini mengindikasikan krisis global tidak berdampak negatif terhadap kinerja keuangan dan nilai perusahaan apabila dilihat per kelompok industri atau secara keseluruhan. Hasil ini menunjukkan bahwa perusahaan manufaktur yang termasuk dalam ketiga sektor tersebut memiliki ketahanan yang cukup baik terhadap dampak krisis global. Sementara jika dilihat dari perbandingan antara ketiga kelompok pada setiap periode terdapat dampak negatif dari krisis global terhadap rasio DER, OES, PBV. Implikasi hasil penelitian ini adalah investor tidak perlu khawatir terhadap kondisi manufaktur yang termasuk ketiga sektor tadi dalam strategi investasi mereka. Di sisi lain, direkomendasikan kepada perusahaan-perusahaan ketiga sektor untuk mengembangkan SBU (Strategic Business Unit) dalam perusahaannya sebagai upaya meningkatkan respon strategis terhadap setiap perubahan lingkungan yang terjadi dengan cepat karena terlihat bahwa nilai NPM dan ITO untuk keseluruhan sektor hampir menunjukkan pengaruh dari krisis global. Penelitian ini juga menguraikan keterbatasan-keterbatasan dan saran bagi penelitian mendatang.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HG Finance
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Management
ID Code:48222
Deposited By:Mr Endhar Priyo Utomo
Deposited On:24 Mar 2016 14:15
Last Modified:24 Mar 2016 14:15

Repository Staff Only: item control page