ANALISIS STOK UDANG PENAEID DI PERAIRAN PANTAI SELATAN KEBUMEN JAWA TENGAH

Saputra, Suradi Wijaya (2009) ANALISIS STOK UDANG PENAEID DI PERAIRAN PANTAI SELATAN KEBUMEN JAWA TENGAH. In: Prosiding Seminar Nasional Tahunan VI Hasil Penelitian Perikanan dan Kelautan Tahun 2009: Jilid II Manajemen Sumberdaya Perikanan. Jurusan Perikanan dan Pertanian, Fakultas Pertanian UGM. ISBN 978-979-19942-4-8

[img]
Preview
PDF
1031Kb

Abstract

Perairan pantai selatan Kabupaten Kebumen, sebagai bagian dari Samudera Hindia, mengandung potensi sumberdaya perikanan, diantaranya udang penaeid. Jenis udang penaeid yang dominan tertangkap dan memiliki nilai ekonomis tinggi antara lain udang Jerbung (Penaeus merguiensis), udang Dogol (P. indicus), udang Barat (Metapenaeus sp.), udang Krosok (Parapenaeus sp.), dan udang Rebon (Acetes). Produksi udang penaeid di pantai selatan Kebumen cenderung menurun. Sebagai gambaran, pada tahun 1999 produksinya sebesar 375,68 ton, turun menjadi 126,42 pada tahun 2007. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi lestari udang penaeid di perairan pantai selatan Kebumen, dan merumuskan konsep pengelolaannya agar produksi udang di perairan tersebut dapat maksimum berkelanjutan. Penelitian dilakukan pada bulan September sampai dengan November 2008. Pengambilan sampel dilakukan secara proporsional sebanyak 10% dari hasil tangkapan. Lokasi sampling meliputi TPI Argopeni, Karangduwur dan TPI Pasir, yang merupakan TPI utama di daerah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil tangkapan per satuan upaya (CPUE) udang penaeid besar (Jerbung, Dogol dan Barat) cenderung naik, dari 2,74 Kg/trip (tahun 1998) menjadi 7,7 Kg/trip trammel net (tahun 2007). Hasil pendugaan produksi lestari berkelanjutan (MSY) udang penaeid besar adalah sebesar 105.628,76 ton per tahun, sedangkan trip yang menghasilkan MSY (fMSY) adalah sebanyak 21.894 trip trammel net. Hal ini menunjukkan bahwa pemanfaatan udang penaeid di perairan Kebumen sudah perlu kehati-hatian. Meskipun demikian, ukuran rata-rata udang yang tertangkap cukup besar dan masih memiliki peluang untuk melakukan reproduksi. CPUE udang penaeid kecil cenderung menurun sejak tahun 1998 sampai dengan 2005, kemudian meningkat lagi sejak tahun 2006. Hasil perhitungan MSY diperoleh nilai sebesar 84.852 Ton/tahun, dengan trip optimum (fopt) sebesar 9.485 trip lampara dasar per tahun. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat pemanfaatan udang penaeid kecil sudah jenuh tangkap (fully exploited). Guna menjaga kelestarian stok udang penaeid, maka pengelolaan diarahkan untuk mengurangi jumlah trip penangkapan udang penaeid, terutama alat tangkap lampara dasar.

Item Type:Book Section
Subjects:S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions:Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology
ID Code:48130
Deposited By:Mr. Sugeng Priyanto
Deposited On:23 Mar 2016 07:54
Last Modified:23 Mar 2016 07:54

Repository Staff Only: item control page