POTENSI DAN PEMANFAATAN IKAN PELAGIS KECIL DI KABUPATEN KEBUMEN

Satriawan, Andi and Saputra, Suradi Wijaya and Solichin, Anhar (2009) POTENSI DAN PEMANFAATAN IKAN PELAGIS KECIL DI KABUPATEN KEBUMEN. In: Prosiding Seminar Nasional Tahunan VI Hasil Penelitian Perikanan dan Kelautan Tahun 2009 Jilid II Manajemen Sumber Daya Perikanan dan Kelautan. Jurusan Perikanan dan Pertanian, Fakultas Pertanian UGM. ISBN 978-979-19942-4-8

[img]
Preview
PDF
1009Kb

Abstract

Ikan pelagis kecil merupakan salah satu potensi sumberdaya yang penting pada perikanan laut. Diperlukan studi tentang sumberdaya ikan pelagis, yang diharapkan dapat membantu dalam pembuatan suatu konsep pengelolaan sumberdaya ikan yang berbasis lingkungan dan berkelanjutan. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah mendapatkan informasi potensi dan kelimpahan ikan pelagis kecil ditinjau dari indeks produksi per satuan usaha (CPUE), aspek biologi meliputi struktur ukuran ikan yang tertangkap, faktor kondisi, ukuran pertama kali tertangkap, dan komposisi jenis ikan pelagis kecil yang tertangkap, serta prinsip-prinsip pengelolaan ikan pelagis kecil di Kabupaten Kebumen. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai September selama 30 hari di ketiga TPI Kabupaten Kebumen yaitu TPI Argopeni, TPI Karangduwur, dan TPI Pasir. Metode yang digunakan adalah survei untuk mendapatkan data primer dan sekunder. Pengambilan data primer dilakukan dengan mencatat dan mencari informasi secara langsung di tiga TPI Kabupaten Kebumen. Data primer yang dikumpulkan dalam penelitian ini yaitu komposisi, jumlah, dan berat ikan pelagis kecil yang tertangkap, alat tangkap yang digunakan, trip, hasil tangkapan per trip ,dan nilai produksi per trip, dan ukuran ikan yang tertangkap (panjang-berat). Data sekunder yang diperoleh dari Laporan Tahunan TPI di Kebumen, dan Laporan Tahunan Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan Kabupaten Kebumen. Data sekunder ini diantaranya meliputi data produksi ikan-ikan pelagis bulanan dan tahunan selama 11 tahun (1998-2008). Analisa data primer untuk panjang-berat menggunakan regresi sederhana menyangkut kondisi ikan dan faktor kondisi menyangkut bentuk tubuh ikan, Lc menggunakan kurva logistik baku menyangkut ukuran peretama kali tertangkap. Analisa data sekunder menggunakan CPUE tahunan menyakut indeks kelimpahan. Hasil penelitian menunjukkan tiga jenis ikan pelagis kecil dominan yaitu ikan Kembung Lelaki (Rastrelliger kanagurta), Selar Bentong (Selar crumenophthalmus),dan ikan Lemuru (Sardinella lemuru) memiliki panjang pertama kali tertangkap 216,5 mm 177 mm, dan 164,5 mm. Ikan dalam kondisi kurang pipih, pertumbuhan bersifat allometrik negatif. CPUE menunjukkan Ikan Pelagis Kecil masih kurang optimal pemanfaatannya.

Item Type:Book Section
Subjects:S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions:Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Fisheries
ID Code:48129
Deposited By:Mr. Sugeng Priyanto
Deposited On:23 Mar 2016 07:45
Last Modified:23 Mar 2016 07:45

Repository Staff Only: item control page