Studi Evaluasi Kepatuhan Perawat terhadap Pelaksanaan Kebijakan Manajemen tentang Kejadian Dekubitus pada Pasien Rawat Inap dengan Tirah Baring Total di Rumah Sakit Telogorejo Semarang

Dewi , Viny Natalia and Setyawan, Henry and Kuntjoro, Tjahjono (2016) Studi Evaluasi Kepatuhan Perawat terhadap Pelaksanaan Kebijakan Manajemen tentang Kejadian Dekubitus pada Pasien Rawat Inap dengan Tirah Baring Total di Rumah Sakit Telogorejo Semarang. Masters thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[img]Microsoft Word
13Kb
[img]Microsoft Word
13Kb

Abstract

Universitas Diponegoro Fakultas Kesehatan Masyarakat Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Konsentrasi Administrasi Rumah Sakit 2015 ABSTRAK Viny Natalia Dewi Studi Evaluasi Kepatuhan Perawat terhadap Pelaksanaan Kebijakan Manajemen tentang Kejadian Dekubitus pada Pasien Rawat Inap dengan Tirah Baring Total di Rumah Sakit Telogorejo Semarang xiv + 162 halaman + 6 tabel + 3 gambar + 10 lampiran Dekubitus merupakan masalah mutu pelayanan yang bisa meningkat menjadi infeksi rumah sakit. RS Telogorejo sebagai rumah sakit yang sudah terakreditasi nasional sejak tahun 2005 menghadapi masalah yang sama. Berdasarkan data indikator mutu didapatkan angka dekubitus RS Telogorejo tahun 2010 sebesar 1,52%, tahun 2011 sebesar 1,92%, tahun 2012 sebesar 1,15%, tahun 2013 sebesar 0,15% dan tahun 2014 sebesar 0,078%. Sejak tahun 2012 dibuat kebijakan manajemen tentang dekubitus tapi dekubitus tetap saja terjadi. Untuk mengevaluasi kepatuhan perawat terhadap pelaksanaan kebijakan tersebut maka dilakukan penelitian ini. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan wawancara mendalam, observasi langsung dan telaah dokumen. Informan utama dalam penelitian ini adalah direktur rawat inap dan ketua tim PPI RS Telogorejo Semarang. Informan triangulasi adalah 20 perawat yang terdiri dari IPCN, IPCLN, supervisor ruang rawat inap RS Telogorejo Semarang. Teknik analisis data dengan analisis isi, meliputi wawancara mendalam dengan informan diolah kemudian dilakukan analisis data. Dari hasil evaluasi menunjukkan belum ada evaluasi dari tim independen yang mengetahui tentang PPI. Kebijakan manajemen sudah diketahui oleh perawat baik perawat ruangan maupun tim PPI ( IPCN dan IPCLN ), tetapi kepatuhan terhadap kebijakan yang dibuat untuk mencegah dekubitus sebesar 72%. Pemantauan terhadap kejadian dekubitus dilakukan melalui program kerja, KPI, surveilans HAI’s menunjukkan angka kejadian dekubitus sebesar 0,078% ( tahun 2014) dan 0,084% ( sampai semester 3 tahun 2015) di bawah target ( 3%). Faktor resiko terjadinya dekubitus adalah kondisi pasien, pasien tidak kooperatif, alih baring tidak dilakukan, sarana dan prasarana tidak memadai. Disarankan untuk membentuk tim dekubitus yang terdiri dari multidisplin, pelatihan yang berkelanjutan bagi perawat, membuat kriteria dekubitus yang jelas, menumbuhkan budaya non blaming Kata kunci : Kepatuhan perawat, Evaluasi Kebijakan, Dekubitus. Kepustakaan : 72 (1982-2013) Diponegoro University Faculty of Public Health Master’s Study Program in Public Health Majoring in Hospital Administration 2015 ABSTRACT Viny Natalia Dewi An Evaluation Study of Nurse’s Obedience in Implementing Management Policy about the Occurrence of Decubitus on Patients at Inpatient Unit with Total Long-Term Bed Rest Period at Telogorejo Hospital in Semarang xiv + 162 pages + 6 tables + 3 figures + 10 appendices Decubitus is a problem due to quality service that can change to be nosocomial infection at a hospital. A Telogorejo Hospital, as an accredited hospital since the year 2005, faces the same problem. Based on data of quality indicators, decubitus rates at the Telogorejo Hospital during the periods of 2010-2014 were 1.52%, 1.92%, 1.15%, 0.15%, and 0.078% respectively. Since 2012, management policy of decubitus has been made. Notwithstanding, decubitus still occurs. The aim of this study was to evaluate nurse’s obedience in implementing the management policy. This was a qualitative study by conducting indepth interview, direct observation, and literature review. Main informants consisted of inpatient unit director and head of PPI team of the Telogorejo Hospital, Semarang. Informants for triangulation purpose were 20 nurses consisted of IPCN, IPCLN, and inpatient unit supervisors. Data were analysed using content analysis. The results of this research showed that there was no evaluation from an independent team that knew the PPI. The management policy had been known by nurses both nurses at treatment room and the PPI team (IPCN and IPCLN). However, the percentage of nurse’s obedience to the policy in preventing decubitus was only 72%. The incidence rates of decubitus during the periods of 2014 until the third semester in 2015 monitored through a work program, KPI, and surveillance of HAI’s were 0.078% and 0.084% respectively (below the target of 3%). Risk factors for decubitus were patients’ condition, non-cooperative patients, not changing bed rest period, and insufficient means. A decubitus team with multidiscipline backgrounds needs to be formed. Nurses needs to be trained continuously. Criteria of decubitus needs to be clearly arranged. In addition, a culture of non-blaming needs to be applied. Keywords : Nurse’s Obedience, Policy Evaluation, Decubitus Bibliography : 72 (1982-2013)

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:Q Science > Q Science (General)
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Public Health
ID Code:47569
Deposited By:Mr. Mikm Undip
Deposited On:14 Mar 2016 20:32
Last Modified:14 Mar 2016 20:32

Repository Staff Only: item control page