Fermentabilitassecara In Vitro Ampas Aren yang Difermentasi dengan Bakteri Selulolitik sebagai Pakan Ruminansia

AKBAR, Muhammad Taufiq and CHRISTIYANTO, Marry and SUBRATA, Agung (2014) Fermentabilitassecara In Vitro Ampas Aren yang Difermentasi dengan Bakteri Selulolitik sebagai Pakan Ruminansia. Undergraduate thesis, S-1 Peternakan.

[img]
Preview
PDF
32Kb
[img]
Preview
PDF
7Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

61Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

107Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

229Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

259Kb

Abstract

MUHAMMAD TAUFIQ AKBAR. 23010110130169. 2014. Fermentabilitas secara In Vitro Ampas Aren yang Difermentasi dengan Bakteri Selulolitik sebagai Pakan Ruminansia (Pembimbing: MARRY CHRISTIYANTO dan AGUNG SUBRATA). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lama fermentasi dan penambahan NPK sebagai pakan ruminansia dilihat dari produksi volatile fatty acid (VFA), amaonia (NH3) dan protein total. Manfaat dari penelitian ini adalah memberikan informasi tentang fermentabilitas ampas aren sebagai salah satu pakan alternatif yang potesial bagi ruminansia. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan November 2013 hingga Februari 2014 di Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Pakan, dan Laboratorium Teknologi Pakan Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro Semarang. Materi yang digunakan adalah ampas aren, mikroba starter (MA11), NPK, cairan rumen sapi, vaselin dan reagensia yang digunakan selenium, NaOH 45%, H2SO4 95%, indikator metyl red (MR) + metyl blue (MB), H3BO4 4%, aquades, H2SO4 0,0055 N, Na2CO3 jenuh, H2SO4 15%, Indikator PP 1%, TCA 20%, SSA 2%, HCl 0,1 N, HCl 0,5 N, NaOH 0,5%, supernatan, indikator metil merah dan bromkresol hijau, gas CO2. Alat yang digunakan meliputi, timbangan analitis, oven, eksikator, crucible porcelain, beaker glass, pendingin tegak, water bath, labu destruksi, erlenmeyer, gelas ukur 25 ml dan 50 ml, plastik, cawan conway, sentrifuce, tabung fermentor, pipet 1 ml, pipet 5ml. Rancangan penelitian percobaan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 2 (penambahan NPK dan tanpa NPK) x 4 (lama pemeraman 3, 7, 14, 21 hari) dengan 3 kali ulangan. Data hasil penelitian diolah dengan uji F berdasarkan prosedur sidik ragam dan apabila terdapat pengaruh perlakuan yang nyata (p < 0,05) dilanjutkan dengan uji Wilayah Ganda Duncan pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan penambahan NPK 1,2% dan lama pemeraman terdapat interaksi nyata (p<0,05) terhadap produksi VFA, protein total sedangkan NH3 tidak nyata (p>0,05). Rerata produksi VFA 150-270 mM. Rerata produksi NH3 perlakuan tanpa penambahan NPK dan Penambahan NPK yaitu 2,64 dan 2,45 mM, produksi NH3 lama peram 3, 7, 14 dan 21 yaitu 2,64, 2,63, 2,49 dan 2,42 mM. Rerata produksi protein total 93,82-160,40 mg/g. Simpulan dari penelitian ini yaitu terdapat interaksi nyata penambahan 1,2% NPK dan lama pemeraman terhadap VFA dan protein total tetapi tidak nyata pada produksi NH3. Puncak fementabilitas pada ampas aren yang difermentasi berada pada minggu pertama.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:S Agriculture > SF Animal culture
Divisions:Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture
ID Code:47454
Deposited By:Mr. Perpus FP Admin
Deposited On:01 Feb 2016 10:11
Last Modified:01 Feb 2016 10:11

Repository Staff Only: item control page