Analisis Kepatuhan Bidan Praktik Mandiri dalam Merujuk Persalinan Ke Puskesmas sebagai Jejaring Jaminan Kesehatan Nasional di Kabupaten Grobogan

Hapsari , Wahyu Dewi and Jati, Sutopo Patria and Margawati, Ani (2016) Analisis Kepatuhan Bidan Praktik Mandiri dalam Merujuk Persalinan Ke Puskesmas sebagai Jejaring Jaminan Kesehatan Nasional di Kabupaten Grobogan. Masters thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[img]Microsoft Word
31Kb
[img]
Preview
PDF (Word to PDF conversion (via antiword) conversion from application/msword to application/pdf)
11Kb

Abstract

Universitas Diponegoro Fakultas Kesehatan Masyarakat Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Konsentrasi Kesehatan Ibu dan Anak 2015 ABSTRAK Wahyu Dewi Hapsari Analisis Kepatuhan Bidan Praktik Mandiri dalam Merujuk Persalinan Ke Puskesmas sebagai Jejaring Jaminan Kesehatan Nasional di Kabupaten Grobogan xx + 140 halaman + 26 tabel + 7 lampiran Angka kematian ibu (AKI) di Jawa Tengah tahun 2013 meningkat dari 118,62/100.000 menjadi 126,55/100.000 Kelahiran Hidup di tahun 2014. Kabupaten Grobogan merupakan peringkat ketiga dari 35 daerah di Jawa Tengah yang memiliki AKI 43 kasus, maka dalam menurunkan AKI tersebut Pemerintah mengeluarkan kebijakan bahwa persalinan harus dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan dasar. Kebijakan tersebut menghimbau Bidan praktik mandiri untuk merujuk persalinan ke Puskesmas. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan (pengetahuan, sikap, peraturan Pemerintah dan motivasi) Bidan praktik mandiri dalam merujuk persalinan ke Puskesmas. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional terhadap 70 Bidan praktik mandiri dengan wawancara langsung menggunakan kuesioner terstruktur dengan analisis data chi-square serta regresi logistic. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik umur responden 55,7% adalah dewasa penuh, 92,9% berpendidikan D3 Kebidanan dengan 92,9% masa kerja lama ≥ 5 tahun. Tingkat pengetahuan responden 64,3% sudah baik, sikap responden 58,6% baik, peraturan Pemerintah 87,1% sudah baik dalam mendukung, dan tingkat motivasi responden 88,6% tinggi. Terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan, sikap, peraturan Pemerintah dan motivasi dengan kepatuhan Bidan praktik mandiri dalam merujuk persalinan ke Puskesmas sebagai jejaring Jaminan Kesehatan Nasional di Kabupaten Grobogan. Terdapat pengaruh bersama antara sikap dan motivasi terhadap kepatuhan Bidan praktik mandiri dalam merujuk persalinan. Faktor paling dominan yang berhubungan dengan kepatuhan Bidan praktik mandiri di Kabupaten Grobogan adalah motivasi. Saran penelitian adalah pihak DKK Grobogan segera melakukan regulasi yang memadai terhadap pelaksanaan pelayanan kesehatan ibu dan anak khususnya dalam pertolongan persalinan oleh BPM supaya tercapai tujuan yang optimal. Kata kunci : Analisis Kepatuhan, Merujuk Persalinan, Bidan Praktik Mandiri, Puskesmas, Jaminan Kesehatan Nasional Kepustakaan : 40 (2000-2015) Diponegoro University Faculty of Public Health Master’s Study Program in Public Health Majoring in Maternal and Child Health 2015 ABSTRACT Wahyu Dewi Hapsari Obedience Analysis of Independent Practice Midwife in Referring a Delivery Process to a Health Centre as a Network of National Health Insurance in District of Grobogan xx + 140 pages + 26 tables + 7 appendices Maternal Mortality Rate (MMR) in Central Java increased from 118.62/100,000 live births in 2013 to 126.55/100,000 live births in 2014. District of Grobogan placed third rank from 35 districts in Central Java with 43 cases of MMR. To decrease MMR, the government released a policy that all delivery processes had to be conducted at basic health service facilities. That policy urged an Independent Practice Midwife (IPM) to refer a delivery process to a health centre. The aim of this study was to analyse factors (knowledge, attitude, government regulations, and motivation) influencing the obedience of IPM in referring a delivery process to a health centre. This was an analytic-observational study using a cross-sectional approach. Data were collected using direct interview to 70 midwives using a structured questionnaire and analysed using Chi-Square and Logistic Regression tests. The results of this research showed that more than half of the respondents were categorised as mature (55.7%), nearly all of them graduated from DIII midwifery (92.9%) and had working periods greater than or equal to 5 years (92.9%). In addition, most of them had good knowledge (64.3%), good attitude (58.6%), good support from government regulations (87.1%), and high motivation (88.6%). The factors of knowledge, attitude, government regulations, and motivation statistically significantly related to the obedience of IPM in referring a delivery process to a health centre as a network of the national health insurance in District of Grobogan. Attitude and motivation jointly influenced the obedience of IPM. The most dominant variable influencing the obedience of IPM was motivation. Grobogan Distriict Health Office needs to provide regulations for the implementation of maternal and child health services particularly for a delivery process by IPM in order to optimally achieve goals. Keywords : Obedience Analysis, Referring Delivery, Independent Practice Midwife, Health Centre, National Health Insurance Bibliography : 40 (2000-2015)

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:Q Science > Q Science (General)
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Public Health
ID Code:47364
Deposited By:Mr. Mikm Undip
Deposited On:14 Jan 2016 11:33
Last Modified:14 Jan 2016 11:33

Repository Staff Only: item control page