EVALUASI PERFORMA BOILER TYPE B & WB – 1050 / 18.44 – M UNIT 2 PLTU 1 JAWA BARAT INDRAMAYU PADA VARIASI BEBAN DENGAN METODE LANGSUNG ( BOILER TYPE B & WB - 1050 / 18:44 - M UNIT 2 PLTU 1 JAWA BARAT INDRAMAYU PERFORMANCE EVALUATION AT LOAD VARIATION WITH DIRECT METHOD )

Nugroho , Wisnu Setyo and Atmanto, Ireng Sigit (2015) EVALUASI PERFORMA BOILER TYPE B & WB – 1050 / 18.44 – M UNIT 2 PLTU 1 JAWA BARAT INDRAMAYU PADA VARIASI BEBAN DENGAN METODE LANGSUNG ( BOILER TYPE B & WB - 1050 / 18:44 - M UNIT 2 PLTU 1 JAWA BARAT INDRAMAYU PERFORMANCE EVALUATION AT LOAD VARIATION WITH DIRECT METHOD ). Undergraduate thesis, D3 Kerjasama PT. PLN Bidang Mesin.

[img]
Preview
PDF
50Kb
[img]
Preview
PDF
20Kb
[img]
Preview
PDF
203Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

257Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

69Kb
[img]
Preview
PDF
14Kb

Abstract

Boiler merupakan bagian terpenting dalam pembangkit, apabila unjuk kerja boiler menurun maka unjuk kerja dari pembangkit juga akan menurun, sehingga perlu adanya pengkajian dan penanganan tentang studi dan analisis unjuk kerja Boiler PLTU 1 Jawa Barat Indramayu. Pengkajian ini bertujuan agar mengetahui perbedaan effisiensi pada kinerja boiler dengan variasi beban. Dari hasil perhitungan dengan menggunakan metode langsung (direct) didapatkan bahwa effisiensi Boiler Unit II PLTU 1 Jawa Barat Indramayu tertinggi yaitu pada kondisi beban BMCR effisiensi sebesar 82,95% dan yang terendah pada kondisi beban 35%TMCR yaitu sebesar 73,29%. Effisiensi aktual yang terjadi juga mengalami penurunan dari desain boiler, effisiensi dari data desain sebesar 93,11% pada kondisi BMCR dan 91,75% pada kondisi 100%TMCR sedangkan effisiensi aktual pada tanggal 25 Februari 2015 adalah 84,21% pada kondisi BMCR dan 82,95% pada kondisi 100%TMCR. Perbandingan ini menunjukkan bahwa effisiensi boiler telah mengalami penurunan sebesar 8,9% pada kondisi BMCR dan 8,8% pada kondisi 100%TMCR Dengan penurunan effisiensi yang cukup tinggi perlu adanya evaluasi terhadap kesempurnaan pembakaran serta pemeriksaan komponen Boiler agar effisiensi meningkat serta menghemat biaya produksi. Serta dari perhitungan sebaiknya Boiler dioperasikan pada kondisi beban 330 MW karena effisiensi dari Boiler yang tinggi dibanding pada kondisi beban yang lain, selain itu dengan effisiensi Boiler yang tinggi dapat menghemat dari segi biaya produksi. Kata kunci : Effisiensi, metode langsung Boiler is an important part in a power plant, power plant performance will decrease if boiler performance’s decrease, so that assessment and management about studies and analysis of the PLTU 1 Jawa Barat Indramayu’s Boiler is needed. This assessment intended to determine the efficiency differences between variation of loads. From the results of calculations using direct method,it was calculated that PLTU 1 Jawa Barat Indramayu Unit II Boiler’s highest efficiency is at BMCR condition at 82,92% and the lowest is at 35%TMCR condition at about 73,29%. The actual efficiency is also decreasing from the boiler’s design data, boiler’s design data is 93,11% at BMCR condition and 91,75% at 100%TMCR condition while the actual efficiency at February 25th 2015 is 84,21% at BMCR condition and 82,95% at 100%TMCR condition. This comparation show that boiler efficiency has been decreasing 8,9% at BMCR condition and 8,8% at 100%TMCR condition. Combustion evaluation and component examination were needed to ensure boiler’s efficiency increases and to reduce costs. After the calculations, to get the most efficient and the fewest cost, boiler needed to be operated at 330MW load because it has the highest efficiency when compared with other loads. Keywords: Efficiency, Direct method

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions:Faculty of Engineering > Diploma in Mechanical Engineering
Faculty of Engineering > Diploma in Mechanical Engineering
ID Code:47335
Deposited By:Mrs Wahyu D3 Teknik Mesin
Deposited On:11 Jan 2016 12:02
Last Modified:11 Jan 2016 12:02

Repository Staff Only: item control page