Pengaruh Pemberian Formula Enteral Berbahan Dasar Labu Kuning (Cucurbita moschata) terhadap Kadar Glukosa Darah Postprandial Tikus Diabetes Melitus

Hawa, Izzaty Izzul and Murbawani, Etisa Adi (2015) Pengaruh Pemberian Formula Enteral Berbahan Dasar Labu Kuning (Cucurbita moschata) terhadap Kadar Glukosa Darah Postprandial Tikus Diabetes Melitus. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF (Undergraduate Thesis) - Accepted Version
573Kb

Official URL: http://expocpnsbumn.blogspot.co.id/

Abstract

Latar belakang :. Hiperglikemia postprandial merupakan keadaan yang sering dialami penderita DM. Penderita DM dapat diberi terapi gizi berupa nutrisi enteral. Labu kuning (Cucurbita moschata) merupakan salah satu pangan tradisional bersifat antidiabetik dan antihiperglikemia yang dapat dijadikan bahan formula enteral. Kandungan polisakarida dan pektin diklaim mampu menurunkan kadar glukosa darah dan mengontrol kadar glikemik. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh formula enteral berbahan dasar labu kuning terhadap kadar glukosa darah postprandial tikus diabetes. Metode : Penelitian ini merupakan jenis penelitian true experimental with pre-post test group esign. Subjek sebanyak 14 ekor tikus jantan galur Sprague dawley berumur 9 minggu, berat badan 160-260 gram; dibagi menjadi 2 kelompok secara acak sederhana. Sebelumnya subjek dibuat DM dengan induksi Streptozotocin 65 mg/kg berat badan dan nikotinamida 230 mg/kg berat badan secara intraperitoneal. Kelompok perlakuan diberi formula enteral labu kuning sedangkan kelompok kontrol diberi diabetasol 20 g/kg bb/ekor. Kadar glukosa darah diambil sebelum dan 2 jam setelah diberi formula enteral. Penelitian ini dilakukan selama 1 hari di Laboratorium Pangan dan Gizi Pusat Antar Universitas, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Analisis statistik dilakukan menggunakan Independent t-test, dan Paired t-test. Hasil : Delta glukosa darah pada 2 kelompok mengalami perbedaan bermakna (p=0.000) yaitu kelompok perlakuan lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol (5.09±0.31 mg/dl). Sedangkan kadar glukosa darah postprandial antara 2 kelompok tidak terdapat perbedaan bermakna (p=0.605). Simpulan : Pemberian formula enteral labu kuning sebanyak 20 g/kg berat badan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kadar glukosa darah postprandial tikus diabetes melitus. Akan tetapi, berpengaruh bermakna terhadap Δ glukosa darah.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords:Cucurbita moschata, formula enteral, glukosa darah postprandial
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
Faculty of Medicine > Department of Nutrition Science
ID Code:47111
Deposited By:Dian Widanarta
Deposited On:13 Dec 2015 08:52
Last Modified:13 Dec 2015 08:52

Repository Staff Only: item control page