Pengaruh Faktor-Faktor Komunikasi Terhadap Elektabilitas Widya Kandi Susanti pada Pilkada Kabupaten Kendal Tahun 2015

Arvinda, Hanugraheningtias (2015) Pengaruh Faktor-Faktor Komunikasi Terhadap Elektabilitas Widya Kandi Susanti pada Pilkada Kabupaten Kendal Tahun 2015. Masters thesis, Postgraduate Program in Communication Studies.

[img]
Preview
PDF (Cover) - Published Version
220Kb
[img]
Preview
PDF (BAB I) - Published Version
678Kb
[img]
Preview
PDF (BAB II) - Published Version
3283Kb
[img]
Preview
PDF (BAB III) - Published Version
2947Kb

Abstract

ABSTRAK Pada tahun 2015 ini, akan diadakan Pilkada serentak di 16 Kabupaten/Kota di propinsi Jawa Tengah. Salah satu yang menarik adalah Pilkada Kabupaten Kendal yang diikuti oleh dua pasangan calon dan bersifat head to head. Salah satu kandidat yang akan bertarung adalah Widya Kandi Susanti, calon petahana yang merupakan Bupati Kendal tahun 2010-2015. Sebagai petahana seharusnya ia memiliki kelebihan dan dengan mudah dapat memenangkan Pilkada pada periode kedua ini. Akan tetapi, data elektabilitas Widya Kandi menunjukkan penurunan yang signifikan. Hingga April 2015, angka elektabilitasnya hanya 25,1%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor komunikasi terhadap elektabilitas Widya Kandi Susanti pada Pilkada Kabupaten Kendal tahun 2015. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif, secara eksplanatif dengan paradigma positivistik. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalan value-expectancy theory dan information seeking behaviour. Jawaban dari 200 responden melalui instrumen kuesioner kemudian diolah dan dianalisis regresi menggunakan SPSS 22. Setelah pengujian, terdapat empat hipotesis yang tidak terbukti yaitu pengaruh antara intensitas mengakses media massa terhadap kepercayaan kepada partai politik, pengaruh antara intensitas mengakses media massa terhadap elektabilitas kandidat,pengaruh mengakses media massa terhadap citra kandidat, dan pengaruh antara kepercayaan kepada partai politik terhadap elektabilitas kandidat. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa interaksi dengan kelompok referensi adalah variabel yang memberi pengaruh paling signifikan terhadap elektabilitas kandidat yaitu sebesar 82,8% dan variabel citra kandidat memiliki pengaruh sebesar 63,8% terhadap elektabilitas kandidat. Hasil lain yang menarik adalah pengaruh terpaaan berita di media sosial yang mampu memengaruhi elektabilitas kandidat sebesar 73,5%. Sedangkan variabel intensitas mengakses media massa dan kepercayaan kepada partai politik tidak berpengaruh terhadap elektabilitas kandidat. Penelitian ini menghasilkan beberapa temuan lain yang menarik, antara lain bahwa citra kandidat sangat memengaruhi elektabilitas kandidat incumbent dibandingkan dengan informasi dari media massa dan munculnya media sosial sebagai sumber informasi baru karena adanya faktor mudah dan murah diakses serta memungkinkan pemilihan dan pemilahan informasi sesuai dengan image of reality seseorang. Penelitian ini membuktikan bahwa value expectancy theory dan information seeking behaviour dapat digunakan untuk menganalis pengaruh antarvariabel komunikasi dalam konteks komunikasi politik. Kata kunci : elektabilitas, media, keyakinan, evaluasi,pemrosesan informasi ABSTRACT In 2015, elections will be held simultaneously in 16 regencies / cities in Central Java province. One of the highlights are the elections of Kendal, followed by two pairs of candidates and head to head. One of the candidates who will fight is Widya Kandi Susanti, which is the incumbent candidate Kendal regent 2010-2015. As the incumbent, she should have many advantages and can easily win elections in this second period. However, the electability data of Widya Kandi showed a significant decrease. Until April 2015, the figure is only has 25.1% . The objectives of this research is to determine the influence of communication factors to Widya Kandi Susanti’s electability at Kendal Regency Election in 2015. The method used is quantitative method, as an explanatory paradigm positivistic. The theory used in this study adalan value- expectancy theory and information seeking behavior. Answers from 200 respondents through the questionnaire is then processed and analyzed using SPSS regression 22. After the test, there are four hypotheses are not proved that the influence of the intensity of the trust mass media access to political parties, the influence of the intensity of the mass media access to candidates elektabilitas, influence access the mass media on the image of the candidate, and the influence of trust to the political party of the candidate elektability. Results of this study stated that the interaction with the reference group is the most significant variable of candidates electability, that is equal to 82.8% and variable image of the candidate have 63.8% effect to candidate’s electability. Another interesting result is the influence of news exposure in social media has effect to the electability for 73.5%. While intensity to the mass media and trust to political parties does not affect the candidate’s electability. This research produced several other interesting topics to be discussed, among others, that the image of the candidate strongly influence the electability .candidate incumbent compared with information from the mass media and the rise of social media as a source of new information due to factors easily and cheaply accessible and allows the selection and sorting of information according to the image of reality person. This study proves that the value expectancy theory and information seeking behavior can be used to analyze the influence of communication factors to candidate’s electability in context of political communication. Keywords: electability, media, beliefs, evaluations, information processing

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Communication Science
ID Code:46926
Deposited By:Magister Ilmu Komunikasi
Deposited On:26 Nov 2015 16:48
Last Modified:18 Dec 2015 18:34

Repository Staff Only: item control page