Pemaknaan Anak Terhadap Kecantikan Putri Non Kulit Putih dalam Animasi Disney

Jaduk, Gilang Pembayun (2015) Pemaknaan Anak Terhadap Kecantikan Putri Non Kulit Putih dalam Animasi Disney. Masters thesis, Postgraduate Program in Communication Studies.

[img]
Preview
PDF (Cover) - Published Version
3224Kb
[img]
Preview
PDF (BAB I) - Published Version
1272Kb
[img]
Preview
PDF (BAB II) - Published Version
106Kb
[img]
Preview
PDF (BAB III) - Published Version
4Mb

Abstract

PEMAKNAAN KECANTIKAN TOKOH PUTRI NON KULIT PUTIH DALAM FILM ANIMASI DISNEY Abstrak Penelitian ini membahas bagaimana kecantikan ditampilkan Disney dalam tokoh putri non kulit putih. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana Disney menampilkan kecantikan dalam putri non kulit putih dan bagiamana pemaknaan anak mengenai kecantikan pada putri non kulit putih tersebut. Analisa dilakukan dengan paradigma kritis dan menggunakan metode Analisis Resepsi milik Stuart Hall. Teori Postkolonial milik Ella Shohat dan Teori Khalayak Aktif digunakan sebagai teori yang menjelaskan bagaimana Disney menampilkan kecantikan dalam putri non kulit putih dan bagaimana pemaknaan anak mengenai kecantikan tersebut, apakah dominan, negosiasi, ataupun oposisi. Hasil penelitian ini memperlihatkan adanya dominasi Disney dalam dalam menampilkan kecantikan pada putri non kulit putih. Disney ingin menaturalisasikan kecantikan – kecantikan ala kulit putih ke dalam tokoh putri non kulit putihnya. Selain itu, juga memperlihatkan keberagaman pemaknaan informan dalam setiap elemen kecantikan berdasarkan latar belakang masing – masing informan. Akhirnya, penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi media massa di Indonesia untuk menampilkan kecantikan tanpa meninggalkan esensi lokalitas kebudayaan Indonesia. Serta sebagai panduan kepada orang tua untuk tidak hanya menekankan kepada kecantikan fisik saja. Kata kunci : Disney, kecantikan, putri, resepsi, naturalisasi Children’s Perception On Disney’s Non-White Princess’s Beauty Abstract This study discusses how beauty is shown in the figure of Disney’s non-white princess. The purpose of this study was to see how the Disney show the beauty in non-white princess and the perceptions of the child on beauty in the non-white princess. Analysis was done by the critical paradigm and using methods of analysis reception belongs to Stuart Hall. Postcolonial theory belongs to Ella Shohat and Active Audience Theory is used as a theory that explains how the Disney show the beauty in non-white princess, and how children’s perceptions about the beauty, whether dominant, negotiation, or opposition. Results of this study showed dominance in the Disney show the beauty in non-white princess. Disney wants to naturalize beauty - white style beauty princess figure into non-white skin. Moreover, it also shows the diversity of meaning informants in every element of beauty is based on the background of each - each informant. Finally, this research is expected to be a reference to the mass media in Indonesia to show the beauty without leaving the essence of the locality of the Indonesian culture. As well as guidance’s parents to not only emphasize the physical beauty alone. Keywords: Disney, Beauty, Princess, Reception, Naturalization

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Communication Science
ID Code:46921
Deposited By:Magister Ilmu Komunikasi
Deposited On:26 Nov 2015 16:16
Last Modified:18 Dec 2015 18:32

Repository Staff Only: item control page