HUBUNGAN BEBERAPA FAKTOR IBU DENGAN KEJADIAN KEMATIAN IBU BERSALIN DI KABUPATEN BANYUMAS MARET 2005 RELATIONSHIP OF SOME MOTHER FACTORS WITH MORTALITY OF DELIVERED MOTHER CASES IN BANYUMAS REGENCY,MARCH 2005

HILMIATI , ELTY (2005) HUBUNGAN BEBERAPA FAKTOR IBU DENGAN KEJADIAN KEMATIAN IBU BERSALIN DI KABUPATEN BANYUMAS MARET 2005 RELATIONSHIP OF SOME MOTHER FACTORS WITH MORTALITY OF DELIVERED MOTHER CASES IN BANYUMAS REGENCY,MARCH 2005. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
15Kb

Official URL: http://www.fkm.undip.ac.id

Abstract

Kematian ibu bersalin pada saat ini masih merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi. Tingginya angka kematian ibu mempunyai dampak penting terhadap kehidupa keluarga dan masyarakat. Kehamilan dan persalinan adalah satu proses alami,namun tidak sama sekali bebas dari resiko. Setiap kehamilan perlu mendapat perhatian yang serius dari berbagai pihak,karena kehamilan selain merupakan anugrah bagi setiap keluarga juga dapat mengakibatkan risiko tinggi,bahkan dapat mengakibatkan kematian. Di kabupaten Banyumas Angka Kematian Ibu penurunannya masih sangat lambat.Pada tahun 2002 AKI 116,98 per 100.00 kelahiran hidup, tahun 2003 turun menjadi 107,81 per 100.000 kelahiran hidup dan tahun 2004 turun menjadi 80,91 per 100.00 kelahiran hidup. Banyak faktor yang mendominasi penyebab kematian ibu diantaranya penyebab langsung, tidak langsung dan mendasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan beberapa faktor ibu dengan kejadian kematian ibu bersalin di Kabupaten Banyumas Maret 2005. Jenis penelitian ini Eksplanatory Survey dengan pendekatan cross sectional study.Populasi semua ibu bersalin yang berjumlah 25.953 orang dalam kurun waktu januari s/d desember 2004. Teknik sampling dengan menggunakan Simple Random Sampling dan sampel terpilih didapatkan 81 responden. Uji yang digunakan adalah ujiChi Square bertujuan untuk melakukan uji hubungan variabel independen(umur ibu, pekerjaan ibu, paritas, pemeriksaan kehamilan, tempat pelayanan kesehatan) dengan variabel dependen (kejadian kematian ibu bersalin). Dari uji statistik Chi Square didapatkan tidak ada hubungan umur ibu(p=0,848), pendidikan ibu(p=0,747), pekerjaan ibu(p=1,000), paritas(p=0,153), dan tempt pelayanan kesehatan(p=0,101) dengan nilai p>0,05, dan ada hubungan bermakna pemeriksaan kehamilan dengan kejadian kematian ibu bersalin dengan nilai p=0,002 (p<0,05). Disarankan bagi ibu hamil perlunya pemeriksaan diri secara teratur minimal 4 kali ke tenaga kesehatan (bidan dan Dokter) sehingga mendapat pengawasan pada masa kehamilan dan dpat mencegah dan mengurangi terjadinya kematian pada saat persalinan. Mortality rate of delivered mother is still one of reproduction health problems. This high number of mortality rate has important effect to family live or society. Pregnancy and delivery are natural process,however they are still not free without risk. Every pragnancy need to get attention from all sides,beside it is a gift from God,it also can cause high risk even deat. In Banyumas regency,the high rate of mother mortality still decreases slowly. In 2002,AKI was 116,98 per 100.000 alive natality,in 2003 it decreases to 107,81 per 100.000 alive natality and in 2004,it reduced again until 80,91 per 100.00 alive natality. There are a lot of ractors dominate the cause of mother mortality rate. It is both directand inderect cause and base. The research aims to know the relationship of some mother factors with delivery mortality rate in Banyumas regency in 2005. The type of research is Explanatory Survey with cross sectional study approach. Total of delivered mother was 25,953 in the period from january to December 2004. Sampling technic used is simple Random Sampling and from the choosen sample,there are 81 respondents gotten.The assestmentused was Chi Square Test aimed to assest independent variable relationship (mother age ,mothers education,parity,pregnancy check,health service place) with the pendent variable (delivered mother mortality rate). From chi square statistic test,it is proven that there is not any relationship among mothers age (p=0.848),mother educations (p=0,747),mothers job (p=1.000),parity(p=0.153) and health service place (p=0.101)with value p>0.05, and there is significant relationship between pregnancy check and mortality rate of delivered mother with value p=0.002(p<0.05).Pregnant mother with value p=0.002(p<0.05). Pregnant mothers are expected to checktheir pragnancy regularlyat least 4 times to medical staff (midwife or doctor) so they can be monitored during the pregnancy term,and it can prevent and reduce the number of delivered mothers mortality. Kata Kunci: ibu bersalin,kematian delivered mother,mortality

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:4660
Deposited By:admin FKM undip
Deposited On:20 Jan 2010 11:31
Last Modified:20 Jan 2010 11:31

Repository Staff Only: item control page