KRITIK SOSIAL TERHADAP DISKRIMINASI PEMUKA AGAMA DALAM CERPEN ”MADAM BAPTISTE” KARYA GUY DE MAUPASSANT: Sebuah Tinjauan Sosiologis

Sukarjo, Waluyo (2015) KRITIK SOSIAL TERHADAP DISKRIMINASI PEMUKA AGAMA DALAM CERPEN ”MADAM BAPTISTE” KARYA GUY DE MAUPASSANT: Sebuah Tinjauan Sosiologis. In: Seminar Nasional dan Launching Adobsi, 25 April 2015.

[img]PDF
394Kb

Abstract

Karya sastra dapat dilihat dari segi sosiologi dengan mempertimbangkan segi-segi kemasyarakatan. Pendekatan sosiologi sastra adalah salah satu pendekatan sastra yang mengkhususkan diri dalam menelaah karya sastra dengan mempertimbangkan segi-segi sosial kemasyarakatan. Cerpen “Madam Baptiste” karya Guy de Maupassant menarik untuk diteliti sebab menceritakan bagaimana agama menanggapi masalah-masalah sosial dan kemasyarakatan. Semua pemeluk agama percaya bahwa agama berfungsi untuk menjadi rahmat bagi semesta alam. Agama adalah berisi aturan-aturan yang mestinya menjamin tata kehidupan masyarakat yang adil bagi umat manusia, terlebih bagi pemeluknya sendiri. Namun, bagi pemeluknya sendiri, melalui kaum rohaniwan, agama seringkali melakukan deskriminasi dalam melayani kebutuhan sosial masyarakatnya. Padahal kaum rohaniwan seharusnya menjadi penyelesai masalah-masalah sosial yang ada. ____________________________________________________________ Key words: sosiologi sastra, agama, diskriminasi, rohaniwan

Item Type:Conference or Workshop Item (Paper)
Subjects:A General Works > AI Indexes (General)
Divisions:Faculty of Humanities > Department of Indonesian
ID Code:46159
Deposited By:Sastra Indonesia
Deposited On:25 Aug 2015 14:33
Last Modified:25 Aug 2015 14:33

Repository Staff Only: item control page