RANCANG BANGUN ANEMOMETER MANGKOK DENGAN UJI LABORATORIUM DAN LAPANGAN ( DESIGN CUP ANEMOMETER WITH LABORATORY AND FIELD )

Pangestu, Yudo Cakra and Sonjaya , Ezra and Sugihantoro, Danang and Mangestiyono, Wiji (2014) RANCANG BANGUN ANEMOMETER MANGKOK DENGAN UJI LABORATORIUM DAN LAPANGAN ( DESIGN CUP ANEMOMETER WITH LABORATORY AND FIELD ). Undergraduate thesis, D3 Teknik Mesin.

[img]
Preview
PDF
40Kb
[img]
Preview
PDF
29Kb
[img]
Preview
PDF
228Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

436Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

261Kb
[img]
Preview
PDF
40Kb

Abstract

Anemometer merupakan alat pengukur kecepatan angin. Tujuan dari penyusunan tugas akhir ini adalah untuk menerapkan IPTEK dalam mengukur kecepatan angin dan mengetahui mekanisme kerja anemometer beserta komponen pendukungnya agar bermanfaat bagi masyarakat. Berdasarkan data kecepatan angin di berbagai wilayah, sumber daya energi angin Indonesia berkisar antara 2,5 – 5,5 m/detik pada ketinggian 24 meter di atas permukaan tanah. Dengan kecepatan tersebut sumber daya energi angin Indonesia termasuk dalam kategori kecepatan angin kelas rendah hingga menengah. Secara keseluruhan, potensi energi angin Indonesia diperkirakan mencapai 9.290 MW.Metodologi yang digunakan yaitu perancangan anemometer, pemilihan alat dan bahan, pembuatan anemometer, pengujian Laboraturium, pengujian lapangan, dan pengambilan data. Berdasarkan hasil analisis data didapatkan pengukuran standart deviasi pada kecepatan 4 m/s sebesar 1,29% pada kecepatan 5 m/s sebesar 1,53% pada kecepatan 6 m/s sebesar 1,44% pada kecepatan 7 m/s sebesar 1,29% dan pada kecepatan 8 m/s sebesar 1,52%.Dari perhitungan standar eror pada anemometer didapatkan bahwa nilai standar eror pada kecepatan 4 m/s sebesar 0,4% pada kecepatan 5 m/s nilai standar eror sebesar 0,48%, pada kecepatan 6 m/s nilai standar eror sebesar 0,45%, pada kecepatan 7 m/s nilai standar eror sebesar 0,40%, dan pada kecepatan 8 m/s nilai standar eror sebesar 0,48%. . Dari hasil perhitungan kecepatan angin dipengaruhi oleh ketinggian karena dalam waktu yang bersamaan setiap anemometer menunjukan hasil yang berbeda. Kemudian setelah dihitung nilai rata-rata kecepatan angin setiap ketinggian didapatkan nilai rata-rata pada anemometer ketinggian 15 meter yaitu sebesar 5,93 m/s, pada anemometer ketinggian 10 meter yaitu sebesar 5,71 m/s, dan pada anemometer ketinggian 5 meter yaitu sebesar 5,01 m/s. Setelah dihitung dengan menggunakan metode ekstrapolasi kecepatan angin di ketinggian 50 meter sebesar 9,23 m/s dan di ketinggian 100 meter sebesar 13,83 m/s. Kata kunci: Anemometer, Angin. Anemometer is a wind speed measuring device. The purpose of this thesis is to apply science and technology to measure wind speed and know the mechanism of action of the anemometer and its supporting components for the benefit of society. Based on the wind speed data in various regions , wind energy resource Indonesia ranged from 2.5 to 5.5 m / sec at a height of 24 meters above ground level. With the speed of wind energy resources in Indonesia including the wind speed category of low- and middle class .Overall ,Indonesia wind energy potential is estimated at 9,290 MW. The methodology used is the design of the anemometer, the selection of tools and materials, manufacture anemometer, Laboratory testing, field testing, and data retrieval. Based on the analysis of data obtained standard deviation measurements on the speed of 4 m/s of 1.29 % at a speed of 5 m/s by 1.53 % at a speed of 6 m/s at 1.44 % at a speed of 7 m/s at 1,29 % and at a speed of 8 m/s by 1.52 % .Based on the analysis of data obtained standard measurement errorat a speed of 4 m/s of 0,4% at a speed of 5 m/s by 0,48% at a speed of 6 m/s at 0,45% at a speed of 7 m/s at 0,40% and at a speed of 8 m/s by 0,48%. From the calculation of wind speed is affected by altitude because at the same time each anemometer showed different results. Then after the calculated average value of each altitude wind speed average value obtained at anemometer height of 15 meters is equal to 5.93 m/s , at anemometer height of 10 meters is equal to 5.71 m/s, and the anemometer height of 5 meters that is equal to 5.01 m/s . Having calculated using the method of extrapolation of wind speed at a height of 50 meters at 9.23 m/s and at an altitude of 100 meters of 13.83 m/s . Keywords: Anemometer, wind.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions:Faculty of Engineering > Diploma in Mechanical Engineering
Faculty of Engineering > Diploma in Mechanical Engineering
ID Code:45586
Deposited By:Mrs Wahyu D3 Teknik Mesin
Deposited On:11 May 2015 14:44
Last Modified:11 May 2015 14:44

Repository Staff Only: item control page