ANALISIS PRODUKSI PADI DENGAN PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KOTA PEKALONGAN

Ibnu Said, Husen and Subiyanto, Sawitri and Darmo Yuwono, Bambang and Sukmono, Abdi and Laila Nugraha, Arif (2015) ANALISIS PRODUKSI PADI DENGAN PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KOTA PEKALONGAN. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF
295Kb
[img]
Preview
PDF
103Kb
[img]
Preview
PDF
348Kb
[img]
Preview
PDF
786Kb
[img]
Preview
PDF
515Kb
[img]
Preview
PDF
86Kb

Abstract

ABSTRAK Sawah merupakan media atau sarana untuk memproduksi padi. Sawah yang subur akan menghasilkan padi yang baik. Indonesia termasuk Negara agraris yang sebagian wilayahnya adalah pertanian, yang dapat memproduksi padi lebih banyak. Namun, karena adanya pembangunan pabrik atau bangunan lainnya di lahan pertanian, menyebabkan produksi pertanian kian berkurang. Perhitungan luas area tanaman padi dilakukan dengan melakukan overlay antara peta hasil klasifikasi dengan peta hasil NDVI pada citra Landsat 8. Sedangkan untuk menghitung produksinya dilakukan dengan menggunakan metode ubinan seperti yang dilakukan oleh BPS dan Dinas Pertanian. Luas area tanaman padi di Kota Pekalongan yaitu sebesar 664,96 hektar dengan nilai luas terbesar berada di Kecamatan Pekalongan Selatan yaitu sebesar 425,33 hektar dan luas terkecil berada di Kecamatan Pekalongan Barat yaitu sebesar 16,86 hektar. Sedangkan nilai produksi padinya diperkirakan mencapai 4443,05 ton gabah dengan produksi terbesar berada di Kecamatan Pekalongan Selatan yaitu sebesar 2841,92 ton dan produksi terkecil berada di Kecamatan Pekalongan Barat yaitu sebesar 112,65 ton. Kata Kunci : Sawah, citra Landsat 8, Luas area tanaman padi, Produksi padi ABSTRACT Paddy field is a media or means to produce rice. The fertile paddy field will produce good rice. Indonesia is an agrarian country which is most of the territory is agriculture that can produce rice in the high scale. However, due to the construction of factory or other building on the farmland, causing the agricultural production is diminished. The calculation for the area of paddy crop is done by overlaying between the map's result of the classification with the map's result of NDVI on the citra landsat 8. Whereas, for counting the production is done by using ubinan method as performed by the BPS and the Department of Agriculture. The farmland paddy's area in Pekalongan in the amount of 664,96 hectares with the largest area is in the sub district of south Pekalongan in the amount of 425,33 hectares and the smallest area is in the sub district of south Pekalongan in the amount of 16,86 hectares. While the value of paddy production is estimated at 4443,05 tons of unhulled rice with the largest production in the Sub district of South Pekalongan in the amount of 2841,92 tons and the smallest production located in the sub district of West Pekalongan in the amount of 112,65 tons. Keywords: paddy, Citra Landsat 8, The area of paddy crop, paddy production.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Geodesic Engineering
Faculty of Engineering > Department of Geodesic Engineering
ID Code:45501
Deposited By:Mr Teknik Geodesi UNDIP
Deposited On:14 Mar 2016 20:44
Last Modified:14 Mar 2016 20:44

Repository Staff Only: item control page