“RANCANG BANGUN MOBILE TANGKAS (TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR SAMPAH BIOGAS)” ( DESIGN OF MOBILE AGILE (FINAL DISPOSAL WASTE BIOGAS))

Setyoko, Bambang and Firdaus, Dony (2015) “RANCANG BANGUN MOBILE TANGKAS (TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR SAMPAH BIOGAS)” ( DESIGN OF MOBILE AGILE (FINAL DISPOSAL WASTE BIOGAS)). Undergraduate thesis, D3 Teknik Mesin Fakultas Teknik.

[img]
Preview
PDF
55Kb
[img]
Preview
PDF
18Kb
[img]
Preview
PDF
56Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

113Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

365Kb
[img]
Preview
PDF
7Kb

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir pertumbuhan konsumsi energi Indonesia mencapai 7% per tahun. Sementara itu, pertumbuhan konsumsi energi dunia hanya 2,6% per tahun. konsumsi energi yang tinggi ini menimbulkan masalah dan ketimpangan, yaitu terjadinya pengurasan sumber daya fosil seperti minyak dan gas bumi serta batu bara yang lebih cepat, jika dibandingkan dengan penemuan cadangan baru. Hal ini juga terbukti dengan langkanya gas sebagai kebutuhan masyarakat.Padahal sejak pemerintah menghilangkan subsidi minyak tanah, 95% masyarakat beralih ke gas elpiji. Jika kondisi ini dibiarkan terus, Indonesia akan menjadi nett importer energy pada 2030 ( Kementrian ESDM Selain itu kurangnya dukungan pemerintah akan hasil penemuan teknologi juga menjadikan masyarakat Indonesia enggan mengembangkan penemuanya. Solusi yang pernah ada yaitu dengan adanya tabung digester untuk proses fermentasi terjadinya biogas dari kotoran hewan. Tetapi hal ini kurang efektif karena tabung tersebut kurang efisien untuk di pindah-pindahkan dan hanya memiliki satu fungsi yaitu sebagai tabung penghasil biogas saja. Dengan masalah tersebut maka tercipta solusi yang tepat yaitu MOBILE TANGKAS (Tempat Pembuangan Akhir Sampah Biogas). Mobile tangkas adalah teknologi tepat guna yang berfungsi sebagai tempat sampah organik dan pembuatan biogas dari sampah tersebut. Sistem dari alat ini yaitu mesin penghancur sampah yang di oprasikan dari pedal sepeda sehingga sampah menjadi kecil dan di fermentasikan pada tabung reaktor, yang selanjutnya di alirkan ke tabung penampung. Alat tersebut di desain dalam alat seperti gerobak dan menggunakan pergerakan pidal sepeda sehingga tidak menggunakan sumber energi lain. Dengan terobosan alat ini di harapkan dapat menghemat energi di Indonesia dan mendukung pemerintah dalam menciptakan energi alternatif dan ramah lingkungan dari teknologi tepat guna yang sederhana. Dari percobaan pengujian biogas reaktor vertikal dari volume 200 liter didapatkan volume ruang gas 66.667 liter / 0,066 m3. Konsep teknologi tepat guna Mobile Tangkas sangat efektif dan sederhana, sehingga mudah di praktikan di masyarakat dan menjadi solusi akan energi di indonesia. Kata Kunci : Biogas, energi alternatif, Mobile,Sampah, Teknologi Tepat Guna In recent years Indonesia's energy consumption growth reached 7% per year. Meanwhile, growth in world energy consumption is only 2.6% per year. High energy consumption is causing problems and imbalances, namely the depletion of fossil resources such as oil, gas and coal faster, when compared with the discovery of new reserves. It is also proved by the scarcity of gas as eliminating the need for government subsidies masyarakat.Padahal since tanash oil, 95% of people switch to LPG. If this condition is allowed to continue, Indonesia would be a nett importer of energy in 2030 (MEMR addition to lack of government support would also make technological inventions Indonesian people are reluctant to develop penemuanya. Solutions that never existed, namely the presence of the tube digester for biogas fermentation occurrence of dirt animals. But this is less effective because the tube is less efficient for move-move and only have one function, namely as a tube producing biogas alone. With the problems they create the right solution, namely MOBILE TANGKAS (Final Disposal Waste Biogas). Mobile agile is the appropriate technology that serves as the organic waste and biogas production from the waste. The system of this tool is garbage shredder in oprasikan of movement so that waste into a small bike and fermented in the reactor tube, which then circulate into the reservoir tube. The tool in the design of the appliance such as carts and bicycles using pidal movement so do not use other energy sources. With this tool breakthrough is expected to save energy in Indonesia and support the government in creating alternative energy and environmentally friendly of appropriate technology simple. From the experimental testing of a vertical reactor biogas volume of 100 liters obtained gas chamber volume 66,667 liters / 0,066 m3.Konsep appropriate technology Mobile Agile very effective and simple, so easy on the practitioner in the community and become a solution for energy in Indonesia. Keywords: Biogas, alternative energy, Mobile, Garbage, Appropriate Technology.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions:Faculty of Engineering > Diploma in Mechanical Engineering
Faculty of Engineering > Diploma in Mechanical Engineering
ID Code:45398
Deposited By:Mrs Wahyu D3 Teknik Mesin
Deposited On:07 Apr 2015 11:22
Last Modified:07 Apr 2015 11:22

Repository Staff Only: item control page