PENAMBAHAN ASAM ASETAT PADA RANSUM DENGAN PROTEIN BERBEDA TERHADAP BAKTERI Salmonella sp. DAN RASIO HETEROFIL LIMFOSIT DARAH PADA AYAM BROILER

NUGROHO, Setiyarini Hasto (2014) PENAMBAHAN ASAM ASETAT PADA RANSUM DENGAN PROTEIN BERBEDA TERHADAP BAKTERI Salmonella sp. DAN RASIO HETEROFIL LIMFOSIT DARAH PADA AYAM BROILER. Undergraduate thesis, Fakultas Peternakan dan Pertanian.

[img]
Preview
PDF
256Kb
[img]
Preview
PDF
8Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

118Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

158Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

146Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

857Kb

Abstract

RINGKASAN SETIYARINI HASTO NUGROHO. 23010110130147. 2014. Penambahan Asam Asetat pada Ransum dengan Protein Berbeda terhadap Bakteri Salmonella sp. dan Rasio Heterofil Limfosit Darah pada Ayam Broiler. (Addition of acetic acid with different protein level toward Salmonella sp. in digest tract and blood heterophile lymphocytes ratio in broiler chicken) (Pembimbing : ISTNA MANGISAH dan FAJAR WAHYONO). Penelitian dilaksanakan pada tanggal 8 Januari – 12 Februari 2014 di kandang Tik Tok Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro, Semarang. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui pengaruh penambahan asam asetat pada ransum ayam broiler dengan kadar protein yang berbeda terhadap bakteri Salmonella sp. dan rasio heterofil limfosit darah. Materi yang digunakan dalam penelitian adalah 180 ekor ayam broiler dengan bobot awal 45,6 ± 4,8 g. Bahan ransum yang digunakan terdiri dari jagung pecah, bekatul, bungkil kedelai, (Poultry Meat Meal) PMM, tepung ikan dan premix. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 2x3 dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah level protein ransum yaitu dengan PK 21% (T1) dan ransum dengan PK 20% (T2), faktor kedua adalah level penambahan asam asetat yaitu 0% (V0), 0,75% (V1), 1,5% (V2). Parameter penelitian adalah bakteri Salmonella sp. dalam saluran pencernaan dan rasio heterofil limfosit darah. Data hasil penelitian diolah secara statistik dengan analisis ragam dan apabila ada pengaruh nyata (p<0,05) antar perlakuan dilakukan uji wilayah ganda Duncan pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan asam asetat pada ransum dengan kadar protein berbeda tidak memberikan pengaruh terhadap bakteri Salmonella sp. di dalam saluran pencernaan karena ayam tidak terinfeksi adanya bakteri Salmonella sp. serta tidak terdapat interaksi yang nyata (p>0,05) terhadap rasio heterofil limfosit darah. Simpulan penelitian adalah penambahan asam asetat 0,75% dan 1,5% pada ransum dengan kadar protein 21% dan 20% tidak mengurangi nilai rasio heterofil limfosit sedangkan pengamatan bakteri Salmonella sp. tidak teridentifikasi.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:S Agriculture > SF Animal culture
Divisions:Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture
ID Code:45143
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:17 Feb 2015 08:40
Last Modified:17 Feb 2015 08:40

Repository Staff Only: item control page