ANALISIS PENGARUH PERUBAHAN NILAI JUAL TANAH TERHADAP ZONA NILAI TANAH (Studi Kasus : Kecamatan Banyumanik Kota Semarang)

ASTUTI, ANASTASIA and Subiyanto, Sawitri and Hani’ah, Hani’ah and Darmo Yuwono, Bambang (2015) ANALISIS PENGARUH PERUBAHAN NILAI JUAL TANAH TERHADAP ZONA NILAI TANAH (Studi Kasus : Kecamatan Banyumanik Kota Semarang). Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF
1649Kb
[img]
Preview
PDF
103Kb
[img]
Preview
PDF
161Kb
[img]
Preview
PDF
2690Kb
[img]
Preview
PDF
819Kb
[img]
Preview
PDF
82Kb
[img]
Preview
PDF
155Kb

Abstract

ABSTRAK Kecamatan Banyumanik merupakan salah satu dari 16 Kecamatan yang berada di wilayah Pemerintah Kota Semarang. Kecamatan Banyumanik termasuk dalam pembagian wilayah yang memiliki fungsi sebagai perencanaan pemukiman. Hal ini mengakibatkan tingginya permintaan dan penawaran lahan di wilayah Banyumanik. Pengaruh dari tingginya permintaan dan penawaran lahan tersebut adalah terjadinya perubahan harga tanah di wilayah Kecamatan Banyumanik. Untuk itu diperlukan adanya penelitian untuk menganalisis terjadinya perubahan nilai jual tanah. Pada awalnya penelitian ini dilakukan dengan pembuatan zona awal dengan menggunakan peta administrasi Kecamatan Banyumanik dan citra Ouickbird. Selanjutnya dilakukan pembuatan peta Zona Nilai Tanah tahun 2011 dan 2013 dengan menggunakan peta zona awal dan data transaksi hasil survei lapangan. Langkah selanjutnya pembuatan peta perubahan harga tanah, yang diperoleh dari hasil overlay peta ZNT tahun 2011 dan peta ZNT tahun 2013 . Kemudian dilakukan analisis terhadap perubahan nilai jual tanah yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan dalam rentang waktu tahun 2011 sampai denga tahun 2013 terjadi perubahan harga tanah. Perubahan harga tanah terbesar di zona 69 yaitu sebesar Rp. 5.242.097,00 per meter persegi. Zona 69 merupakan wilayah pemukiman padat, sedangkan perubahan harga terkecil terjadi pada zona 82 yaitu sebesar Rp57.657,00 per meter persegi. Zona 82 merupakan wilayah pertanian yang tandus. Terjadinya perubahan harga lahan dipengaruhi faktor nilai jual lahan yang berbeda di setiap zona nilai tanah. Zona 69 yang memiliki tingkat perubahan harga tertinggi, hal tersebut bisa terjadi karena zona 69 merupakan kawasan pemukiman yang letaknya strategis, dan memiliki aksesbilitas yang mudah. Pada zona 82 memiliki tingkat perubahan harga tanah yang paling rendah, hal terebut karena faktor nilai jual lahan yang tidak mendukung nilai ekonomis tanah pada wilayah tersebut. Kata kunci : Zona Nilai Tanah, Perubahan Harga Tanah, Faktor Nilai Jual Lahan. ABSTRACT Banyumanik district is one of sixteenth districts located in Semarang. Banyumanik district is included in the teritorial division which has function as settlement planning. Therefore, it causes the high demand and supply for land in Banyumanik areas. The effect of the high demand and supply is the changes of land price in Banyumanik district. Thus, it is required a research to analyze the changes of sale value of land. First, the research is done by making an initial zone using the administration map of ssBanyumanik district and Ouickbird image. The second step is making zone map of sale value in 2011 and 2013 using the initial zone and transactional data from the result of field survey. Then, the next step is making map of the changes of land price, which is obtained from the result of overlaying ZNT map in 2011 and ZNT map in 2013. Data are processed using ArcGIS 10.1 software. Finally, it will analyze the changes of sale value of land. The result of this research shows that there is the changes of land price within 2011 to 2013. The biggest changes of land price are in zone 69 most Rp. 5,242,097.00 per square meter, which are settlement areas. While the lowest changes of land price are occured in zone 82 is equal Rp57.657,00 per square meter, which are barren agricultural areas. The changes of land price are influenced by sale value of land factor which are different for every land value zone. Zone 69 which has the highest rate of price change, it can happen because of the zone 69 is strategically located residential area, and has easy accessibility. In zone 82 has a rate of change of the price of land is low, it’s happen because of the sale value of the land that does not support the economic value of land in the region. Keywords : land value zone, changes of land price, sale value of land factor.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Geodesic Engineering
Faculty of Engineering > Department of Geodesic Engineering
ID Code:45126
Deposited By:Mr Teknik Geodesi UNDIP
Deposited On:27 Apr 2015 09:55
Last Modified:27 Apr 2015 09:55

Repository Staff Only: item control page