Redesain Arena Sirkuit Inline Speed Skate di Gelora Jatidiri Semarang

Anindya Prasalita, Ajeng and Sukawi, Sukawi and Indraswara, M. Sahid (2015) Redesain Arena Sirkuit Inline Speed Skate di Gelora Jatidiri Semarang. Undergraduate thesis, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF
222Kb
[img]
Preview
PDF
349Kb
[img]
Preview
PDF
570Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

3392Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

2020Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

1649Kb
[img]
Preview
PDF
1440Kb
[img]
Preview
PDF
508Kb
[img]
Preview
PDF
582Kb

Abstract

Semarang yang juga salah satu kota besar di Indonesia memilki tingkat antusias yang cukup tinggi terhadap olahraga salah satunya sepatu roda (inline speed skate). Terbukti dari kota Semarang ini lahir atlet-atlet sepatu roda (inline speed skate) dengan prestasi nasional dan internasional yang cukup membanggakan, dari PON hingga SEAGAMES atlet Jawa Tengah telah menyumbangkan banyak medali emas dari cabang olahraga sepaturoda (inline speed skate). Jawa Tengah khusus nya di Semarang membutuhkan satu tempat khusus sebagai pusat kegiatan sepatu roda (inline speed skate). Arena sepatu roda(inline speed skate) yang berada di area Gelora Jatidiri perlu melakukan banyak perbaikan dan perubahan agar dapat sesuai dengan standar internasional. Oleh karena itu, perlunya meredesain Arena Sirkuit Inline Speed Skate di Gelora Jatidiri Semarang menjadikan suatu bangunan tunggal dengan sifat tertutup yang berisi seluruh fasilitas kebutuhan olahraga sepatu roda yang didalam nya terdapat sirkuit track dan road berstandar internasional yang menampung atlit sepaturoda Jawa Tengah sebagai sarana Pemusatan latihan menuju PON,dan beberapa event internasional lainnya dan sebagai sirkuit sepaturoda (inline speed skate) yang layak untuk diselenggarakannya even-even yang berstandart internasional. Dalam perancangannya, estetika dan struktur bangunan menerapkan konsep desain yang diadopsi dari bentuk pohon yang mengelilingi tapak dan dijadikan sebagai karakteristik bangunan ini. Sehingga Teori Culture Pragmatic (Bentukan Arsitektur sebagai tanggapan atas kondisi alam di sekitarnya) sehingga kondisi alam pada tapak dijadikan ciri khas pada struktur bangunan dan ruang luar. Struktur bangunan mengadopsi bentuk dan ciri pohon yang terlihat ; batang pohon, dahan dan daun.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:N Fine Arts > NA Architecture
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
Faculty of Engineering > Department of Architecture Engineering
ID Code:44987
Deposited By:arsitek Agus Pramono arsitek
Deposited On:22 Jan 2015 11:36
Last Modified:22 Jan 2015 11:36

Repository Staff Only: item control page