Hubungan Kondisi Lingkungan Fisik Rumah dengan Kejadian Tuberkulosis Paru di Kabupaten Klaten (Studi Kasus di Wilayah Kecamatan Bayat, Cawas, Wedi dan Trucuk)

FAUZI, AJENG RIZKI (2014) Hubungan Kondisi Lingkungan Fisik Rumah dengan Kejadian Tuberkulosis Paru di Kabupaten Klaten (Studi Kasus di Wilayah Kecamatan Bayat, Cawas, Wedi dan Trucuk). Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
18Kb

Abstract

Tuberkulosis adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis yang sering bermanifestasi di paru. Prevalensi kasus tuberkulosis paru di Kabupaten Klaten sebesar 27 per 100.000 penduduk pada 2011. Faktor risiko yang berperan dalam timbulnya kejadian penyakit tuberkulosis paru salah satunya adalah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor lingkungan fisik rumah dengan kejadian tuberkulosis paru di Kabupaten Klaten. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian case control. Besar sampel yang diambil sebanyak 165 responden terdiri dari 55 kasus, 55 kontrol 1 dan 55 kontrol 2 yang usianya 14 tahun ke atas dan tinggal di wilayah kerja Kecamatan Bayat, Cawas, Wedi dan Trucuk. Metode penentuan sampel menggunakan metode purposive. Variabel yang diteliti adalah kepadatan hunian, luas ventilasi, pencahayaan, kelembaban, suhu, jenis lantai dan jenis dinding. Proporsi rumah tidak memenuhi syarat di semua kelompok pada variabel luas ventilasi adalah 80%, pencahayaan alami 63%, suhu 63,1%. Analisis data menggunakan uji chi square dengan tingkat kesalahan (α=5%) menunjukkan bahwa dapat disimpulkan ada hubungan antara pencahayaan alami rumah dengan kejadian tuberkulosis paru (OR 7,286 dan 26,208). Ada hubungan antara suhu rumah dengan kejadian tuberkulosis paru pada kelompok kontrol 2 dengan OR 10,667. Tidak ada hubungan antara suhu rumah dengan kejadian tuberkulosis paru pada kelompok kontrol 1 dengan OR 0,889, kepadatan hunian (OR 0,870 dan 2,950), luas ventilasi OR 0,396 dan 1,103), kelembaban rumah (OR 1,157 dan 1,561), jenis lantai (OR 1,170 dan 1,647) dan jenis dinding (OR 1,914 dan 1,000). Disarankan masyarakat lebih memperhatikan aspek pencahayaan rumah yang meliputi jendela dan ventilasi rumah. Kata Kunci: Tuberkulosis paru, faktor lingkungan rumah, Kabupaten Klaten

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:44717
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:05 Dec 2014 10:59
Last Modified:05 Dec 2014 10:59

Repository Staff Only: item control page