EVALUASI UNJUK KERJA TURBIN UAP UNIT 1 PLTU 1 JAWA TIMUR PACITAN DENGAN METODE HEAT RATE DAN EFISIENSI TERMAL ( EVALUATION PERFORMANCE OF STEAM TURBINE UNIT 1 PLTU 1 JAWA TIMUR PACITAN USING HEAT RATE AND THERMAL EFFICIENCY METHOD )

Bahari, Rachmad Putra and Senen, Senen and Mukhamad, Alaya Fadllu Hadi (2014) EVALUASI UNJUK KERJA TURBIN UAP UNIT 1 PLTU 1 JAWA TIMUR PACITAN DENGAN METODE HEAT RATE DAN EFISIENSI TERMAL ( EVALUATION PERFORMANCE OF STEAM TURBINE UNIT 1 PLTU 1 JAWA TIMUR PACITAN USING HEAT RATE AND THERMAL EFFICIENCY METHOD ). Undergraduate thesis, D3 Kerjasama PT. PLN Bidang Teknik Mesin.

[img]
Preview
PDF
141Kb
[img]
Preview
PDF
44Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

721Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

589Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

313Kb
[img]
Preview
PDF
36Kb

Abstract

Seiring dengan kebutuhan listrik pada masa sekarang ini, Indonesia melaksanakan program percepatan pembangunan pembangkit listrik sebesar 10.000 MW dengan mendirikan beberapa pembangkit listrik, terutama Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berbahan bakar batubara. Dalam prosesnya pada PLTU terdapat berbagai macam peralatan utama seperti boiler, turbin, condenser, dan generator. Peralatan tersebut jika digunakan terus menerus akan berkurang keandalan serta umur pakainya, hal ini akan berkaitan langsung dengan efisiensi dari pembangkit tersebut. Pada PLTU turbin uap merupakan salah satu dari peralatan utama yang berfungsi mengubah energi panas dari uap menjadi energi gerak yang kemudian diubah oleh generator menjadi energi listrik. Oleh karena itu, untuk mengetahui penurunan performa turbin dilakukan perhitungan heat rate dan efisiensi termal. Heat rate adalah konsumsi panas yang diperlukan untuk membangkitkan energi listrik per satu kWh. Hasil perhitungan heat rate dan efisiensi termal ketika commissioning dan ketika unit beroperasi dengan beban 300 MW pada bulan Januari 2014 hingga Mei 2014, menunjukkan trend heat rate yang cenderung naik, dari trend heat rate tersebut didapatkan persamaan y= 0.224 x + 6943, sedangkan untuk efisiensi termal menunjukkan terjadi penurunan kinerja dari turbin di PLTU 1 Jawa Timur Pacitan,dan dari trend penurunan efisiensi termal juga di dapatkan persamaan y = -0.001x + 48.16, kedua persamaan tersebut merupakan fungsi kenaikan heat rate dan penurunan efisiensi termal terhadap running hours, sehingga kita dapat memprediksi kenaikan heat rate pada masa yang akan datang, Dengan adanya kedua persamaan tersebut dapat dijadikan sebagai parameter acuan dalam penentuan waktu overhaul. Hasil evaluasi heat rate turbin dan efisiensi termal setelah ±11 bulan beroperasi tidak menunjukkan perbedaan yang besar, sehingga masih bisa dikatakan unit dalam kondisi baik. Kata kunci: Turbin, Heat rate, Efisiensi termal Along with the current electricity needs, Indonesia executes the program acceleration of the construction of 10.000 mw power plant by erecting some power plants, especially the steam power plant which works by using coal burning. During the process on steam power plant, there are many main components used such as boiler, turbine, generator and condenser. However, if those things are used continuously, it will decrease the reliability as well as the age of life. This will directly relate to the efficiency of the plant. On the steam power plant, steam turbine is one of the main parts that function convert thermal energy of the steam into mechanical energy which is later convert by the generator into electrical energy. Therefore, in find out the decrease of turbine performance, it is needed to calculate the heat rate and thermal efficiency. Heat rate is the heat consumption required to generate the electrical energy per kWh. The result of the calculation of the heat rate and thermal efficiency when commissioning and also when the unit is operating with load 300 mw on January 2014 until May 2014, indicates that the trend of the heat rate tends to rise, and from the trend of heat rate we can get the equation y= 0.224 x + 6943, whereas for thermal efficiency shows the decrease of the performance which occurs from turbine PLTU 1 Jawa Timur Pacitan. And from the reduction trend of thermal efficiency also obtained the equation y = 0.001x + 48,16, both of the equation are function of the increase of heat rate and also the decrease of thermal efficiency toward running hours, so we can predict the rise of heat rate in the foreseeable future. With the existence of both of these equation, it can be used as a reference parameter in determine the time of overhaul. The result of the evaluation of turbine heat rate and thermal efficiency after 11 months in operation does not indicate great difference, so we can say that the unit is still in a good condition. Key words: Turbine, heat rate, thermal efficiency

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions:Faculty of Engineering > Diploma in Mechanical Engineering
Faculty of Engineering > Diploma in Mechanical Engineering
ID Code:44595
Deposited By:Mrs Wahyu D3 Teknik Mesin
Deposited On:02 Dec 2014 08:40
Last Modified:02 Dec 2014 08:40

Repository Staff Only: item control page