PERBANDINGAN PENURUNAN TEKANAN INTRAOKULER PADA TERAPI TIMOLOL MALEAT DAN DORSOLAMID PASIEN GLAUKOMA

Ameliana, Dina and Rahmi, Fifin Luthfia (2014) PERBANDINGAN PENURUNAN TEKANAN INTRAOKULER PADA TERAPI TIMOLOL MALEAT DAN DORSOLAMID PASIEN GLAUKOMA. Undergraduate thesis, Faculty of Medicine Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF
644Kb
[img]
Preview
PDF
151Kb
[img]
Preview
PDF
417Kb
[img]
Preview
PDF
87Kb
[img]
Preview
PDF
142Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

146Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

82Kb
[img]
Preview
PDF
82Kb
[img]
Preview
PDF
886Kb

Abstract

Latar Belakang : Glaukoma menjadi penyebab kebutaan kedua baik di dunia maupun di Indonesia. Berdasarkan data World Health Organization(WHO) tahun 2002, penyebab kebutaan paling utama di dunia adalah katarak (47,8%), kemudian glaukoma (12,3%). Pada tahun 2010 dariWHO , diperkirakan 39 juta orang di dunia menderita kebutaan dan glaukoma menyumbang 3,2 juta orang diantaranya. Tekanan intraokuler merupakan satu-satunya faktor risiko yang dapat dikelola untuk mencegah kebutaan sehingga penggunaan terapi medikamentosa dapat mengurangi angka kebutaan akibat glaukoma. Tujuan :Untuk mengetahui perbandingan penurunan tekanan intraokuler pada terapi timolol maleat dan dorsolamid. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian retrospektif dengan rancangan penelitian cross sectional. Sampel diperoleh dari instalasi rawat jalan dan rawat inap RSUP. Dr. Kariadi Semarang pada bulan Januari 2011 sampai Desember 2013.Sampel adalah 42 mata yang diambil dari catatan medik. Data dianalisis menggunakan SPSS 17.00 for windows. Uji yang digunakan adalah uji anova. Hasil : Rerata penurunan tekanan intraokuler menggunakan terapi timolol maleat sebesar 20,24 mmHg, dan rerata penurunan tekanan intraokuler pada terapi dorsolamid sebesar 9,54 mmHg. Pada uji anova didapatkan perbedaan yang bermakna setelah pemberian terapi timolol dan dorsolamid selama 7 hari (p=0,001) dan 1 bulan (p=0,004) namun pada 2 bulan didapatkan p=0,875 Kesimpulan : Terdapat perbedaan penurunan tekanan intraokuler pada terapi timolol maleat dan dorsolamid selama 7 hari dan 1 bulan, namun tidak ada perbedaan terapi selama 2 bulan. Kata Kunci : Tekanan intraokuler, timolol maleat, dorsolamid

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RE Ophthalmology
Divisions:Faculty of Medicine > Department of Medicine
Faculty of Medicine > Department of Medicine
ID Code:44546
Deposited By:Ms Lutfiatun Heni
Deposited On:27 Nov 2014 09:18
Last Modified:27 Nov 2014 09:18

Repository Staff Only: item control page