PRODUKSI MINYAK KUNYIT dari BAHAN BAKU RIMPANG KUNYIT MENGGUNAKAN DESTILASI VAKUM (TURMERIC OIL PRODUCTION FROM RAW MATERIALS OF TURMERIC USING VACUUM DISTILLATION)

Astuti, Alvionita (2014) PRODUKSI MINYAK KUNYIT dari BAHAN BAKU RIMPANG KUNYIT MENGGUNAKAN DESTILASI VAKUM (TURMERIC OIL PRODUCTION FROM RAW MATERIALS OF TURMERIC USING VACUUM DISTILLATION). Undergraduate thesis, Undip.

[img]
Preview
PDF (BAB VII) - Published Version
12Kb
[img]PDF (BAB VI) - Published Version
Restricted to Repository staff only

70Kb
[img]PDF (BAB V) - Published Version
Restricted to Repository staff only

26Kb
[img]PDF (BAB IV) - Published Version
Restricted to Repository staff only

59Kb
[img]
Preview
PDF (BAB III) - Published Version
9Kb
[img]
Preview
PDF (BAB II) - Published Version
76Kb
[img]
Preview
PDF (COVER DLL) - Published Version
145Kb
[img]
Preview
PDF (BAB I) - Published Version
17Kb

Abstract

Ampas kunyit merupakan limbah industri jamu yang sampai saat ini belum banyak dimanfaatkan. Oleh karena itu, untuk meningkatkan nilai ekonomis ampas jahe perlu dilakukan pengambilan minyak jahe dari ampas jahe. Mengingat potensi minyak jahe yang memiliki nilai ekonomis tinggi karena banyak digunakan dalam industri. Ampas jahe dikeringkan terlebih dahulu dengan dijemur selama 2-3 hari. Memasukkan air ke dalam dandang distilasi, dan nyalakan kompor. Bila air sudah mendidih, ampas jahe kering dimasukkan ke dalam dandang distilasi kemudian nyalakan pompa vakum. Uap air naik ke atas bersamaan dengan minyak jahe yang teruapkan. Uap panas akan terkondensasi dan berubah fase menjadi cair yang disebut distilat. Proses distilasi vakum dilakukan selama 7 jam dengan variabel tekanan 30, 40 dan 50 cmHg. Pengambilan sampel dilakukan pada 3, 4, 5 dan 6 jam. Metode analisa yang digunakan yaitu analisa rendemen, warna, densitas, indeks bias, putaran optik dan kadar zingiberen. Dari hasil analisa, minyak jahe yang memenuhi standar ISO (International Standart Oil) yaitu minyak jahe tekanan 30 dan 40 cmHg dengan minyak berwarna kuning jernih, berat jenis 0,870 dan 0,890 gr/ml serta indeks bias 1,490 dan 1,492. Kadar zingiberen minyak jahe adalah 7,694%. Kadar tersebut masih jauh dari literature yaitu 10,611%, karena ampas jahenya sudah diekstrak sehingga kadar zingiberenya rendah. Rendahnya kadar zingiberen, mengakibatkan putaran optik minyak jahe positif yaitu (+)1,00o, sementara minyak jahe standar ISO memiliki kadar zingiberen tinggi dan putaran optiknya negatif yaitu (-20o) – (-45o).

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:T Technology > TP Chemical technology
Divisions:Faculty of Engineering > Diploma in Chemical Engineering
Faculty of Engineering > Diploma in Chemical Engineering
ID Code:44266
Deposited By:INVALID USER
Deposited On:15 Nov 2014 08:22
Last Modified:17 Nov 2014 08:35

Repository Staff Only: item control page