PENGARUH PEMBERIAN BORAKS DOSIS BERTINGKAT TERHADAP PERUBAHAN GAMBARAN MAKROSKOPIS DAN MIKROSKOPIS GASTER TIKUS WISTAR SELAMA 4 MINGGU DILANJUTKAN 2 MINGGU TANPA PEMBERIAN BORAKS

Rarangnu, Yalla and Intarniati N.R, Intarniati N.R and SANTOSO, SANTOSO (2013) PENGARUH PEMBERIAN BORAKS DOSIS BERTINGKAT TERHADAP PERUBAHAN GAMBARAN MAKROSKOPIS DAN MIKROSKOPIS GASTER TIKUS WISTAR SELAMA 4 MINGGU DILANJUTKAN 2 MINGGU TANPA PEMBERIAN BORAKS. Undergraduate thesis, Faculty of Medicine Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF
365Kb
[img]
Preview
PDF
76Kb
[img]
Preview
PDF
539Kb
[img]
Preview
PDF
73Kb
[img]
Preview
PDF
140Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

58Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

75Kb
[img]PDF
Restricted to Repository staff only

55Kb
[img]
Preview
PDF
969Kb

Abstract

Latar Belakang: Dewasa ini boraks banyak yang dijual bebas di pasaran sebagai bahan aktif di makanan. Gaster merupakan organ penting yang berfungsi untuk mencampur makanan dan mengosongkan nya ke dalam duodenum. Konsumsi boraks dapat menyebabkan kerusakan epitel gaster. Tujuan: Menganalisis perubahan gambaran makroskopis dan mikroskopis gaster tikus wistar yang diberikan boraks peroral dosis bertingkat selama 4 minggu yang dilanjutkan 2 minggu tanpa pemberian boraks lalu di bandingkan dengan dengan kelompok kontrol. Metode: Penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan rancangan penelitian post test only control group design. Tikus wistar jantan, umur 3 bulan, berat badan 150 – 200 gram, dibagi menjadi 3 kelompok yaitu kelompok kontrol (K), kelompok perlakuan 1 (P1) diberikan dosis boraks 300 mg/kgBB dan kelompok perlakuan 2 (P2) diberikan boraks dosis dan 600mg/kgBB. Paparan boraks pada P1 dan P2 dilakukan selama 4minggu kemudian dilanjutkan 2 minggu tanpa pemberian boraks, setelah itu dilakukan terminasi dengan cara dislokasi leher dan mengambil gaster tikus tersebut. Data yang diperoleh diuji normalitas menggunakan saphiro wilk, kemudian dilanjutkan dengan one way anova. Hasil: Tidak terdapat perbedaan gambaran makroskopis maupun mikroskopis pada semua kelompok tikus (p=0,121). Gambaran makroskopis gaster dilihat menggunakan kaca pembesar, sedangkan gambaran mikroskopis gaster dinilai dengan membuat preparat gaster menggunakan pengecatan HE dan di amati di bawah mikroskop. Simpulan: Pemberian boraks dengan dosis 300mg/kgBBdan 600mg/kgBB selama 4 minggu dan dilanjutkan tanpa pemberian boraks selama 2 minggu tidak berpengaruh pada gambaran makroskopis dan mikroskopis. Kata Kunci : Boraks, Gaster,Epitel, Dosis bertingkat, Makroskopis Gaster, Mikroskopis Gaster.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1001 Forensic Medicine. Medical jurisprudence. Legal medicine
Divisions:Faculty of Medicine > Department of Medicine
Faculty of Medicine > Department of Medicine
ID Code:44204
Deposited By:Ms Lutfiatun Heni
Deposited On:07 Nov 2014 11:21
Last Modified:07 Nov 2014 11:21

Repository Staff Only: item control page