HUBUNGAN ANTARA UKURAN-UKURAN TUBUH DENGAN BOBOT BADAN KAMBING JAWARANDU JANTAN DI KABUPATEN REMBANG JAWA TENGAH

KISMIYATI, Kismiyati (2014) HUBUNGAN ANTARA UKURAN-UKURAN TUBUH DENGAN BOBOT BADAN KAMBING JAWARANDU JANTAN DI KABUPATEN REMBANG JAWA TENGAH. Undergraduate thesis, Fakultas Peternakan dan Pertanian.

[img]
Preview
PDF
620Kb
[img]
Preview
PDF
11Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

203Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

297Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

267Kb
[img]PDF
Restricted to Registered users only

833Kb

Abstract

RINGKASAN KISMIYATI. 23010110120101. Hubungan antara Ukuran-ukuran Tubuh dengan Bobot Badan Kambing Jawarandu Jantan di Kabupaten Rembang Jawa Tengah. (Pembimbing: EDY RIANTO dan WAYAN SUKARYA DILAGA). Suatu penelitian telah dilaksanakan pada bulan Agustus sampai Desember 2013 di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji hubungan antara ukuran-ukuran tubuh terhadap bobot badan kambing Jawarandu jantan dan melakukan pengkajian akurasi rumus pendugaan bobot badan kambing Jawarandu jantan berdasarkan rumus yang sudah ada. Manfaat hasil penelitian adalah memberikan informasi tentang hubungan ukuran-ukuran tubuh dengan bobot badan kambing Jawarandu jantan dan akurasi rumus pendugaan bobot badan dengan rumus yang sudah ada, serta menyediakan rumus pendugaan bobot badan menggunakan ukuran-ukuran tubuh kambing Jawarandu jantan pada semua kelompok umur. Materi yang digunakan adalah kambing Jawarandu jantan 153 ekor yang dikelompokan dalam umur 3 hari-3 bulan, >3-6 bulan, >6-12 bulan, umur 1 – 1,5 tahun (poel 1), umur 1,5 – 2,5 tahun (poel 2), dan umur 2,5 – 3,5 tahun (poel 3). Metode penelitian adalah survei dan purposive sampling. Peralatan yang digunakan antara lain timbangan dalam skala 0,01 kg merk Hanging Scale dengan kapasitas 50 kg untuk menimbang bobot badan ternak kambing, tongkat ukur dalam satuan cm dengan kapasitas 100 cm dan ketelitian 1 cm, pita ukur merk Butterfly dalam satuan cm dengan kapasitas 150 cm dan ketelitian 0,1 cm, serta alat tulis. Parameter yang diukur adalah lingkar dada, lebar dada, dalam dada, panjang badan, tinggi pundak, lebar pinggul dan tinggi pinggul. Analisis data menggunakan analisis korelasi dan regresi linier sederhana dan berganda. Hasil pengamatan dan analisis menunjukkan bahwa warna tubuh kambing Jawarandu jantan berwarna hitam putih (31,37%), hitam (24,84%), coklat putih (23,53%), putih (8,50%), coklat (6,53%), dan coklat hitam (5,23%). Nilai korelasi (r) dan koefisien determinasi (R2) ukuran-ukuran tubuh tehadap bobot badan kambing Jawarandu jantan menunjukkan hasil sangat nyata (P>0,01). Selisih pendugaan bobot badan dari yang terkecil sampai yang terbesar yaitu regresi 4 dan 5 variabel sebesar 0,01 kg dan -0,01 kg, regresi 1 dan 2 variabel -0,02 kg dan 0,02 kg, regresi 3 dan 6 variabel -0,03 kg dan 0,03 kg, regresi 7 variabel -0,05 kg, rumus Arjodarmoko sebesar -2,06 kg, Winter -23,74 kg, Denmark -43,05 kg dan Schoorl sebesar -49,41 kg. Modifikasi rumus Schoorl dan Denmark melalui persamaan k2 + 2kLD + LD2 - 100BB = 0 membentuk rumus baru untuk berbagai umur yaitu BB= [LD (cm) –16]2 : 100. Simpulan penelitian adalah lingkar dada selalu manjadi variabel penentu bobot badan dalam setiap persamaan. Ukuran-ukuran tubuh yang mempunyai ii hubungan paling erat dengan bobot badan secara berurutan adalah lingkar dada, lebar dada, dalam dada, panjang badan, tinggi pundak dan tinggi pinggul. Rumus alternatif pendugaan bobot badan kambing Jawarandu jantan yaitu BB = [LD (cm) – 16]2 : 100, dengan tingkat kesalahan 0,10%.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:S Agriculture > S Agriculture (General)
S Agriculture > SF Animal culture
Divisions:Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture
ID Code:44192
Deposited By:Mr. Perpus FP Admin
Deposited On:16 Feb 2015 13:54
Last Modified:16 Feb 2015 13:54

Repository Staff Only: item control page