Adinugroho, Nurjaya and Intarniati N.R, Intarniati N.R and SANTOSO, SANTOSO (2013) PENGARUH PEMBERIAN BORAKS DOSIS BERTINGKAT TERHADAP PERUBAHAN GAMBARAN MAKROSKOPIS DAN MIKROSKOPIS HEPAR SELAMA 28 HARI (Studi pada tikus wistar). Undergraduate thesis, Faculty of Medicine Diponegoro University.
| PDF 234Kb | |
| PDF 111Kb | |
| PDF 473Kb | |
| PDF 109Kb | |
| PDF 203Kb | |
PDF Restricted to Repository staff only 133Kb | ||
PDF Restricted to Repository staff only 61Kb | ||
PDF Restricted to Repository staff only 64Kb | ||
| PDF 8Mb |
Abstract
Latar Belakang: Belakangan ini banyak ditemukan makanan yang mengandung boraks di pasaran. Boraks termasuk dalam bahan kimia yang berbahaya. Hepar merupakan organ penting yang berfungsi untuk detoksikasi racun. Konsumsi boraks dapat menyebabkan kerusakan sel hepar yang akan mengganggu fungsi hepar. Tujuan: Menganalisis perubahan gambaran makroskopis dan mikroskopis hepar tikus wistar yang diberikan boraks peroral dosis bertingkat selama 28 hari. Metode: Penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratorik dengan rancangan penelitian post test only control group design. Sampel adalah tikus wistar jantan, umur 3 bulan, berat badan 150 – 200 gram, sehat dan tidak cacat. Sampel dibagi menjadi 3 kelompok yaitu kelompok kontrol, kelompok perlakuan 1 (P1) dan kelompok perlakuan 2 (P2). Pada kelompok P1 dan P2 diberikan boraks dengan dosis 300 mg/kgBB dan 600mg/kgBB per oral selama 28 hari. Untuk mengetahui pengaruh boraks pada hepar, diamati perubahan makroskopis dengan kaca pembesar dan mikroskopis dengan pengecatan HE dan dibaca menggunakan mikroskop. Data kemudian diolah menggunakan uji beda non parametrik Kruskal Wallis dan Mann Whitney. Hasil: Gambaran makroskopis hepar pada kelompok kontrol dan semua kelompok perlakuan tidak ditemukan kerusakan (normal). Perbedaan yang bermakna ditemukan pada gambaran mikroskopis hepar antara kelompok kontrol dengan kelompok P1 (p = 0,007) maupun dengan kelompok P2 (p = 0,006). Walaupun tidak terdapat perbedaan bermakna antara kelompok P1 dan kelompok P2 (p = 0,329). Simpulan: Pemberian boraks dengan dosis 300mg/kgBB dan 600mg/kgBB selama 28 hari menyebabkan perubahan gambaran mikroskopis hepar secara bermakna. Kata Kunci : Boraks, Hepar, Makroskopis Hepar, Mikroskopis Hepar, Dosis Bertingkat
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
---|---|
Subjects: | R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine |
Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Medicine Faculty of Medicine > Department of Medicine |
ID Code: | 44112 |
Deposited By: | INVALID USER |
Deposited On: | 24 Oct 2014 08:50 |
Last Modified: | 24 Oct 2014 08:50 |
Repository Staff Only: item control page