PENGARUH PEMBERIAN PAKAN ALAMI Tetraselmis chuii DAN Skeletonema costatum TERHADAP KANDUNGAN ASAM LEMAK OMEGA 6 (ASAM ARAKHIDONAT) PADA KERANG TOTOK Polymesoda erosa THE INFLUENCE OF NATURAL FOOD Tetraselmis chuii AND Skeletonema costatum ON THE PROFILE OF THE UNSATURATED FATTY ACID IN MARSH CLAM Polymesoda erosa

Supriyantini, Endang and Ambariyanto, Ambariyanto and Widowati, Ita (2007) PENGARUH PEMBERIAN PAKAN ALAMI Tetraselmis chuii DAN Skeletonema costatum TERHADAP KANDUNGAN ASAM LEMAK OMEGA 6 (ASAM ARAKHIDONAT) PADA KERANG TOTOK Polymesoda erosa THE INFLUENCE OF NATURAL FOOD Tetraselmis chuii AND Skeletonema costatum ON THE PROFILE OF THE UNSATURATED FATTY ACID IN MARSH CLAM Polymesoda erosa. Jurnal Pasir Laut, 3 (1). pp. 46-60. ISSN 1858-1684

[img]
Preview
PDF - Published Version
100Kb

Abstract

ABSTRAK Pengetahuan tentang asupan nutrisi yang sesuai untuk kerang Totok Polymesoda erosa sangatlah penting yakni untuk meningkatkan kegunaan diet alga yang digunakan pada penangkaran agar sesuai dengan pola diet yang tepat. Penelitian tentang pengaruh pemberian pakan alami Tetraselmis chuii dan Skeletonema costatum terhadap kandungan asam lemak omega 6 (asam arakhidonat) pada kerang Totok Polymesoda erosa, bertujuan untuk mengkaji kandungan asam lemak arakhidonat pada kerang Totok P. erosa setelah mendapat perlakuan, mengkaji apakah ada perbedaan kandungan asam arakhidonat dari perlakuan tersebut, serta mengkaji interaksi antar variabel perlakuan. Sampel yang digunakan adalah kerang Totok P. erosa ukuran 5 – 6 cm yang berasal dari perairan P.Gombol, Cilacap, Jawa Tengah. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah ekperimental laboratorium dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah pakan alami dengan 3 perlakuan yang berbeda yaitu Tetraselmis chuii dengan konsentrasi 45 x 104 sel/ml; Skeletonema costatum dengan konsentrasi 45 x 104 sel/ml; dan kombinasi dari kedua pakan tersebut dengan konsentrasi 22.5 x 104 sel/ml : 22.5 x 104 sel/m. Faktor kedua terdiri dari 4 level periode waktu (2, 4, 6, dan 8 hari). Metode Gas Liquid Chromatography (GLC) digunakan untuk menentukan kandungan asam arakhidonat. Semua data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji Anova dua jalur dengan SPSS. Hasil yang diperoleh bahwa, pengaruh interaksi antara variabel independen pakan alami dan variabel waktu periode sampling memberikan pengaruh nyata terhadap kandungan asam arakhidonat (F test= 2.595; p= 0.044). Pakan alami sebagai variabel independen tidak memberikan pengaruh nyata terhadap kandungan asam arakhidonat (F test= 2.859; p= 0.077), demikian juga untuk variabel independen waktu periode sampling tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap kandungan arakhidonat (F test= 0.988 ; p= 0.415). Kata-Kata kunci: Asam Lemak arakhidonat; Kerang Totok Polymesoda erosa ; Tetraselmis chuii; Skeletonema costatum, dan metode GLC.

Item Type:Article
Subjects:S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Coastal Resource Management
ID Code:4394
Deposited By:mr heru kartiko prihartono
Deposited On:19 Jan 2010 12:26
Last Modified:19 Jan 2010 15:30

Repository Staff Only: item control page