Kajian Struktur Pengaman Erosi Pantai Sigandu Batang

SIDIQ , LEONANDA WIDHIARTO and DICKI , KHARISMA (2014) Kajian Struktur Pengaman Erosi Pantai Sigandu Batang. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF
177Kb

Abstract

Secara umum permasalahan yang terjadi pada Pantai Sigandu - Batang adalah abrasi yang mengakibatkan kerusakan pantai. Hal ini berdampak pada wilayah pesisir sepanjang Pantai Sigandu, antara lain daratan yang sudah tertutupi air laut melebihi 2 m dalam tempo 5 bulan, pohon-pohon dan rumah di sekitar pantai yang rubuh karena pengikisan oleh air laut. Informasi dan data teknis pendukung analisa diperoleh dari beberapa literatur, wawancara, pengujian laboratorium, dan kumpulan dokumen-dokumen yang berasal dari beberapa instansi, diantaranya Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Batang, Balai Pengkajian Dinamika Pantai (BPDP) dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Yogyakarta Tahun 2013, BMKG Stasiun Klimatologi Semarang, Laboratorium Mekanika Tanah Universitas Diponegoro dan beberapa instansi lainnya. Arah angin dominan berpengaruh yang dipakai dalam perhitungan berasal dari arah Barat Laut dan Utara. Tinggi gelombang representatif yang digunakan H33% sebesar 2,94 m dan periode representatif T33% sebesar 8,82 detik. Ketinggian muka air laut yang diakibatkan pasang surut berdasarkan perhitungan admiralty menghasilkan nilai HWL = +0,49 m; MSL = ± 0,00 m; LWL = -0,49 m. Pasang surut pada Pantai Sigandu termasuk pasang surut campuran condong ke harian ganda. Pada perhitungan, gelombang pecah terjadi pada kedalaman 4,22 m pada jarak  787,09 meter dari garis pantai. Berdasarkan kajian pemilihan struktur pengaman yang dinilai dari beberapa aspek pada Pantai Sigandu, maka terpilihlah struktur pemecah gelombang ambang rendah (Pegar) Geotube. Karena kondisi tanah yang jelek pada Pantai Sigandu, maka perlu ada perkuatan struktur pada Geotube yaitu dengan memberi pile bambu dan matras bambu yang sudah dirakit di bawah struktur Geotube. Struktur Geotube ini terdiri dari Giant Sand Bag berdimensi panjang 20 m, lebar 2 m dan tinggi 1,5 m dengan berat 6 ton/m’ dan Sand Bag berdimensi panjang 2,2 m, lebar 1,4 m, dan tinggi 0,4 m dengan berat 1,12 ton/m’. Agar diharapkan terbentuk salient maka struktur disusun seri dengan spasi jarak 10 m dengan panjang bangunan 100 m dan diletakkan 75 m dari garis pantai.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Civil Engineering
Faculty of Engineering > Department of Civil Engineering
ID Code:43693
Deposited By:Mr. Adi Widayat
Deposited On:12 Sep 2014 15:01
Last Modified:12 Sep 2014 15:01

Repository Staff Only: item control page