EFEKTIVITAS METODE “SPEOS” (STIMULASI PIJAT ENDORPHIN, OKSITOSIN DAN SUGESTIF) TERHADAP PENGELUARAN ASI PADA IBU NIFAS : (Quasi Ekperimen, di BPM Wilayah Kabupaten Cirebon Tahun 2013)

WIDAYANTI, Wiwin (2014) EFEKTIVITAS METODE “SPEOS” (STIMULASI PIJAT ENDORPHIN, OKSITOSIN DAN SUGESTIF) TERHADAP PENGELUARAN ASI PADA IBU NIFAS : (Quasi Ekperimen, di BPM Wilayah Kabupaten Cirebon Tahun 2013). Masters thesis, Program Pascasarjana Undip.

[img]
Preview
PDF
65Kb
[img]
Preview
PDF
203Kb
[img]
Preview
PDF
532Kb
[img]
Preview
PDF
420Kb

Abstract

Latar Belakang : Bayi yang menyusui di hari pertama setelah lahir dapat mengurangi resiko kematian bayi baru lahir hingga 45%. Permasalahan pengeluaran ASI dini merupakan alasan para ibu untuk tidak memberikan ASI yang akan berdampak buruk untuk kehidupan bayi. Hal tersebut bisa disebabkan oleh faktor hormonal, psikologis maupun keyakinan ibu untuk memberikan ASI. Metode SPEOS merupakan alternatif cara untuk permasalahan pengeluaran ASI. Tujuan : Penelitian ini melihat efektivitas metode SPEOS pada ibu nifas yang diberikan perlakuan dan yang tidak terhadap pengeluaran ASI. Metode : Penelitian ini menggunakan quasi eksperimen, pada ibu nifas primipara 44 orang. Pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling. Data dianalisis dengan uji Mann – Whitney. Hasil : Subjek penelitian dibagi ke dalam dua kelompok yaitu intervensi dan kontrol masing – masing 22 orang. Pengeluaran ASI pada ibu nifas dengan perlakuan metode SPEOS berlangsung pada 24 jam setelah melahirkan yaitu 72,2%, sedangkan pada kelompok tanpa perlakuan berlangsung pada 72 jam setelah melahirkan yaitu 72,2%. Ada perbedaan yang sangat signifikan pengeluaran ASI antara kelompok perlakuan metode SPEOS dan tanpa perlakuan, dengan nilai p value 0,000 < alpha (5%). Metode SPEOS dianggap lebih efektif untuk ibu nifas dengan masalah pengeluaran ASI dengan RR = 3,667. Kesimpulan: Metode SPEOS merupakan alternatif cara untuk masalah pengeluaran ASI terutama pada hari – hari pertama kehidupan bayi. Kata Kunci : Efektivitas, Metode SPEOS, Pengeluaran ASI Background: Breastfeeding in the first days after birth can reduce the risk of neonatal mortality up to 45 %. The problem is early production of breast milk is one reason for not breastfeeding a baby that in turn it will be bad for the baby’s life. This can be caused by hormonal, psychological and confidence factors. SPEOS method is an alternative way of breastfeeding problems in terms of breast milk production. Objective: To observe the effectiveness of SPEOS method in puerperal women given and not given treatment against breast milk production. Methods: This study was quasi-experimental in 44 puerperal primiparous women. Sampling used consecutive sampling. Data were analyzed with the Mann – Whitney test. Results: Subjects were divided into two groups: intervention and control each 22 people. Breast milk production on puerperal women with the treatment of SPEOS method taking place at 24 hours after birth was 72.2 %, whereas in the group without treatment it taking place at 72 hours after birth it was 72.2 %. There was a highly significant difference between the treatment group and the control group when given and not given treatment, with a p value of 0.000 < alpha (5 %). SPEOS method was considered more effective for new mothers with breastfeeding problems with RR = 3.667. Conclusion: SPEOS method is an alternative way for breast milk production issues in particular during the first days of the baby’s life. Keywords : Effectiveness, SPEOS Method, Breast Milk Production

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions:School of Postgraduate (mixed) > Master Program in Epidemiology
ID Code:43466
Deposited By:Mrs Ekana Perpus Pasca
Deposited On:13 Aug 2014 09:12
Last Modified:13 Aug 2014 09:12

Repository Staff Only: item control page