SURVEI CEPAT GAMBARAN BEBERAPA FAKTOR SUAMI YANG BERKAITAN DENGAN PEMILIHAN VASEKTOMI DI KECAMATAN PULOSARI KABUPATEN PEMALANG BULAN JULI-OKTOBER 2007 RAPID SURVEY DESCRIPTION OF SOME HUSBANDS FACTORS TO THE CHOOSING VASECTOMY IN PULOSARI SUBDISTRIC, PEMALANG DISTRIC IN JULY-OCTOBER 2007

NAFIDAH, AUN (2007) SURVEI CEPAT GAMBARAN BEBERAPA FAKTOR SUAMI YANG BERKAITAN DENGAN PEMILIHAN VASEKTOMI DI KECAMATAN PULOSARI KABUPATEN PEMALANG BULAN JULI-OKTOBER 2007 RAPID SURVEY DESCRIPTION OF SOME HUSBANDS FACTORS TO THE CHOOSING VASECTOMY IN PULOSARI SUBDISTRIC, PEMALANG DISTRIC IN JULY-OCTOBER 2007. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
15Kb

Official URL: http://www.fkm.undip.ac.id

Abstract

Pemerintah Indonesia mentargetkan partisipasi pria dalam KB 4,5%. Partisipasi pria dalam lingkup nasional dan propinsi lebih sedikit dari target tersebut. Sedangkan Kabupaten Pemalang sudah melebihi target tersebut. Persentase partisipasi pria terbesar pada Kecamatan Pulosari, yaitu 16,85%. Hal ini mendasari penulis untuk meneliti faktor apa saja yang berkaitan dengan pemilihan vasektomi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran beberapa faktor suami yang berkaitan dengan pemilihan vasektomi. Mertode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei cepat dengan pendekatan belah lintang. jumlah responden 210 dengan pendekatan sampel klaster 2 tahap. Teknik pengambilan sampel secara probability proportional to size (PPS) dengan tahap pertama pemilihan klastre dan tahap kedua memilih individu secara acak sederhana (metode EPI dari Benneth). Data dianalisis deskriptif dan analitik untuk melihat CI dan ROH dengan Csample. Diperoleh data yang menunjukkan bahwa 71% suami mempunyai jumlah anak >2, 62,9% berpengetahuan kurang baik, 53,8% pandangan agamanya tidak memperbolehkan vasektomi, 57,6% tidak pernah mendapat intervensi akseptor vasektomi, 38,1% pernah mendapat konseling vasektomi dan 35,7% memilih vasektomi. Sedangkan suami yang memilih vasektomi adalah suami dengan jumlah anak >2 anak sebesar 50,3%, suami dengan pengetahuan baik sebesar 67,9%, suami dengan pandangan agama yang memperbolehkan vasektomi sebesar 36,3%, suami dengan persepsi terhadap mitos vasektomi baik sebesar 30,1%, suami yang pernah mendapat intervensi adri akseptor vasektomi sebesar 52,8%, dan suami yang pernah mendapat konseling sebesar 66,7%. Hampir semua CI>10 yang artinya survei kurang akurat, kecuali pada suami yang tidak pernah mendapat konseling vasektomi. Semua ROH mendekati 0 berarti responden antar RT merata. Disarankan Badan PMSKB dan Paguyuban Prio Utomo perlu mengikutsertakan tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam penyampaian informasi mengenai vasektomi. Indonesian's goverment is tergeting 4,5% male participation in family planning. Male participation on national and province is more less then target. The biggest percentation of male participation is in the Pulosari Subdistric, is 16,85%. This problem constitute writer to make research about factors in choosing vasectomy. The aim of this research is knowing the description of some husbands factors to the choosing vasectomy at Pulosari subdistric, Pemalang Distric. This research is using rapid survey method with cross sectional study approach with 210 respondents. Its applies cluster sample two size. Sampling tecnic with manner probalility proportional to size (PPS) that first choosing clusters and second phase with simple random sampling (EPI method by Benneth). Csample is used as descriptive and analytically analizing to find out CI and ROH. The research shows that's 71% husband had > 2 child, 62,9% husbands has good knowledge , 53,8% with not allowed vasectomy on his religion, 57,6% husband with unfavorable perception about mites of vasectomy, 38,1%husband that have been conseled and 35,7% choose vasectomy. While husbands who choose vasectomy is hisband who had > 2 child is 50,3%, 67,9% husband has good knowledge, 36,3% husband with allowed vasectomy on his religion, 30,1% husband with good perception about mites of vasectomy, 52,8% husband that have been intervented from the acceptor and husband that have been conseled is 66,7%. All of CI>10 that is meaning of survey less accurate, except in husband who have not been conseled. All ROH come near 0 meaning respondents between RT homogenous. So suggestion for Badan PMSKB and Paguyuban Prio Utomo are requiring information about vasectomy to the society and religion figure Kata Kunci: Survei Cepat, VasektomiRapid survey, vasectomy

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:4327
Deposited By:admin FKM undip
Deposited On:19 Jan 2010 10:34
Last Modified:19 Jan 2010 10:34

Repository Staff Only: item control page